Friday, October 30, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Nasional

Ratusan Siswa di Batukliang Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, 352 Orang Terdampak

admin by admin
September 12, 2026
in Nasional
0
Ratusan Siswa di Batukliang Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, 352 Orang Terdampak
5.5k
SHARES
4.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

JURNAL NUSANTARA, LOMBOK TENGAH — Sebanyak 352 siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat, 11 September 2026.

Ratusan siswa tersebut mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG yang dibagikan di sekolah. Gejala yang dilaporkan antara lain mual, muntah, pusing dan sakit perut.

READ ALSO

Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bandung Kepung DPRD Jabar: Karhutla, MBG, hingga Janji Lapangan Kerja Disorot

BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar di Bundaran HI, Lima Tuntutan Mahasiswa Jadi Sorotan

Data sementara menunjukkan para siswa berasal dari lima sekolah, yakni SDN 2 Lendang Tampel, SDN Beber, SDN Repok Puyung, SDN Mertak Kesambik, serta MTs Qudwatun Hasanah. Para siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Ditangani di Empat Puskesmas

Ratusan siswa yang mengalami keluhan kesehatan tersebut mendapatkan penanganan di empat puskesmas, yakni Puskesmas Pringgarata, Puskesmas Aik Darek, Puskesmas Mantang dan Puskesmas Bagu.

Data yang dihimpun dari sejumlah laporan media menunjukkan jumlah pasien tersebar di beberapa fasilitas kesehatan. Di Puskesmas Pringgarata terdapat puluhan hingga ratusan siswa yang mendapatkan pemeriksaan, sementara korban lainnya ditangani di Puskesmas Aik Darek, Mantang dan Bagu.

Tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan dan observasi terhadap para siswa. Sebagian besar siswa yang mengalami gejala ringan dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik. Namun, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan kesehatan lanjutan.

Gejala Muncul Setelah Mengonsumsi Menu MBG

Dugaan kejadian tersebut mencuat setelah para siswa menyantap menu MBG yang didistribusikan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat.

Sejumlah laporan menyebutkan menu yang dikonsumsi berupa kebab ayam dengan sejumlah komponen makanan, antara lain kulit kebab atau tortilla, ayam, stik tempe, sayuran seperti selada, timun dan tomat, serta buah salak.

Setelah mengonsumsi makanan tersebut, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan kesehatan dalam rentang waktu tertentu. Namun demikian, hubungan langsung antara menu tersebut dengan gangguan kesehatan yang dialami siswa masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut.

Karena itu, dugaan keracunan belum dapat dianggap sebagai kesimpulan akhir. Pemeriksaan laboratorium dan penyelidikan epidemiologis diperlukan untuk memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut benar-benar disebabkan oleh makanan MBG atau terdapat faktor lain.

Satgas MBG Turun Melakukan Pemeriksaan

Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan Satuan Tugas (Satgas) MBG.

Ketua Satgas Pengawasan MBG Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengatakan pihaknya memprioritaskan penanganan terhadap para siswa sebelum melakukan evaluasi lebih lanjut mengenai penyebab kejadian.

Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kondisi siswa yang masih mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Satgas MBG Provinsi NTB bersama pihak terkait dilaporkan melakukan pemeriksaan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan makanan tersebut.

Pemeriksaan mencakup proses pengolahan makanan, standar operasional prosedur, distribusi makanan hingga berbagai aspek administrasi dan keamanan pangan.

Polisi Ikut Melakukan Penyelidikan

Kasus tersebut juga mendapat perhatian aparat kepolisian. Tim dari Polresta Lombok Tengah dilaporkan turun untuk melakukan pemeriksaan di lokasi dan mengumpulkan informasi terkait kejadian.

Sejumlah sampel makanan juga dilaporkan telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan atau kondisi makanan tertentu yang dapat menyebabkan munculnya gejala kesehatan pada para siswa.

Hingga proses pemeriksaan selesai, penyebab pasti kejadian belum dapat dipastikan.

Dugaan Keterlambatan Distribusi Makanan

Selain dugaan yang berkaitan dengan makanan, muncul pula informasi mengenai waktu distribusi dan konsumsi makanan.

Pihak pengelola SPPG menyampaikan bahwa terdapat dugaan keterlambatan pemberian makanan kepada siswa di sejumlah sekolah. Mereka menyebut makanan memiliki waktu konsumsi yang telah ditentukan dalam prosedur operasional.

Namun, informasi tersebut masih merupakan salah satu dugaan dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab gangguan kesehatan yang dialami siswa.

Pihak terkait masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi untuk memastikan faktor penyebabnya.

Keamanan Pangan MBG Menjadi Sorotan

Kejadian di Lombok Tengah kembali menempatkan aspek keamanan pangan sebagai perhatian penting dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Program MBG memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang berhasil didistribusikan, tetapi juga kualitas bahan baku, proses memasak, kebersihan dapur, pengemasan, waktu distribusi, kondisi penyimpanan dan ketepatan waktu konsumsi.

Setiap tahapan harus dilakukan secara konsisten agar makanan yang diterima siswa tetap aman dan layak konsumsi.

Kasus dugaan gangguan kesehatan di Lombok Tengah diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pelaksanaan MBG, mulai dari pengelola SPPG, tenaga pendukung, sekolah, pemerintah daerah hingga lembaga pengawas.

Kondisi Siswa Berangsur Membaik

Kabar baiknya, sebagian besar siswa yang mendapatkan penanganan medis dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan observasi.

Meski demikian, pemantauan terhadap kondisi mereka tetap diperlukan. Orang tua dan pihak sekolah juga diharapkan segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan apabila muncul kembali gejala seperti muntah, diare, sakit perut, pusing, lemas atau keluhan lainnya.

Pemerintah dan pihak terkait juga perlu memastikan hasil investigasi disampaikan secara transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi serta memberikan kepastian mengenai penyebab kejadian.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa program pemenuhan gizi bagi anak harus berjalan beriringan dengan penerapan standar keamanan pangan yang ketat.

Dengan evaluasi menyeluruh dan pengawasan yang konsisten, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terus berjalan dengan tujuan utama meningkatkan kesehatan, pertumbuhan dan kualitas generasi muda Indonesia tanpa mengabaikan aspek keselamatan penerima manfaat.

Tags: 352SiswaASBIMediaCenterBadanGiziNasionalBatukliangBeritaHariIniBeritaLombokBeritaLombokTengahBeritaNasionalBeritaNTBBeritaTerkiniBGNInformasiPublikKeamananMakananKeamananPangankeracunanMakanankeracunanMBGKeracunanSiswaKesehatanAnakLombokLombokTengahMakanBergiziGratisMBGMBGNTBNTBPendidikanIndonesiaSatgasMBGSatuanPelayananPemenuhanGiziSiswaLombokTengahSPPG

Related Posts

Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bandung Kepung DPRD Jabar: Karhutla, MBG, hingga Janji Lapangan Kerja Disorot
Nasional

Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Bandung Kepung DPRD Jabar: Karhutla, MBG, hingga Janji Lapangan Kerja Disorot

October 28, 2026
BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar di Bundaran HI, Lima Tuntutan Mahasiswa Jadi Sorotan
Nasional

BEM UI Gelar Aksi #IndonesiaSadar di Bundaran HI, Lima Tuntutan Mahasiswa Jadi Sorotan

October 28, 2026
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Indonesia
Nasional

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Berkontribusi bagi Indonesia

October 28, 2026
Prabowo Soroti Dugaan Perusahaan Asing Terkait Karhutla, Nama Pelanggar Akan Diumumkan
Nasional

Prabowo Soroti Dugaan Perusahaan Asing Terkait Karhutla, Nama Pelanggar Akan Diumumkan

October 23, 2026
Asap dan Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan, Mahasiswa Tagih Langkah Nyata Pemerintah
Nasional

Asap dan Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan, Mahasiswa Tagih Langkah Nyata Pemerintah

October 20, 2026
Demo 20 Oktober di Bandung: Mahasiswa Suarakan Aspirasi, Polisi Siapkan Pengamanan di Berbagai Lokasi
Nasional

Demo 20 Oktober di Bandung: Mahasiswa Suarakan Aspirasi, Polisi Siapkan Pengamanan di Berbagai Lokasi

October 20, 2026
Next Post
Prabowo Tiba di New Delhi, Bawa Kepentingan Indonesia dalam KTT BRICS 2026

Prabowo Tiba di New Delhi, Bawa Kepentingan Indonesia dalam KTT BRICS 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026

Video “Mukena Pink” Viral di Media Sosial, Warganet Ramai Mencari Link Asli

March 13, 2026

EDITOR'S PICK

Detik-Detik Ibu Melahirkan di KRL Rangkasbitung–Tanah Abang, Kereta Berhenti di Rawabuntu

Detik-Detik Ibu Melahirkan di KRL Rangkasbitung–Tanah Abang, Kereta Berhenti di Rawabuntu

September 25, 2026

Recommended Evening Workouts If You’re Not A Morning Person

March 18, 2026
Teh Kanaya Whu Tutup Usia, Dedi Mulyadi dan H. Agus Darmawan Sampaikan Belasungkawa

Teh Kanaya Whu Tutup Usia, Dedi Mulyadi dan H. Agus Darmawan Sampaikan Belasungkawa

September 13, 2026
Tantang BYD Atto 3, Lepas Siapkan SUV Listrik E4 dengan Jarak Tempuh 500 Km!

Tantang BYD Atto 3, Lepas Siapkan SUV Listrik E4 dengan Jarak Tempuh 500 Km!

May 3, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News