Bandung, 9 Juni 2026 – Semangat baru ditunjukkan DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung melalui kunjungan resmi ke KPU Kabupaten Bandung dan Kesbangpol Kabupaten Bandung dalam rangka menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2025–2030.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat, SE.bersama Sekretaris Nicko Rullistua, S.Ds, Bendahara H. Agus Darmawan, S.ST.Par, Wakil Ketua I Ali Nurdin, dan Wakil Bendahara Euis Rika, S.Pd.I.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus menyerahkan SK DPW Partai Berkarya Jawa Barat Nomor 1.15/SK/DPW.JABAR/BERKARYA/II/2026 yang ditandatangani Ketua DPW Nuke Purwani dan Sekretaris DPW Frangky Lucas Manuhutu sebagai dasar legalitas kepengurusan baru.
Penyerahan pertama dilakukan di Kantor KPU Kabupaten Bandung pada pukul 13.27 WIB dan diterima langsung oleh Dheny Irawan. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menyerahkan dokumen administrasi, pengurus Partai Berkarya juga memperkenalkan jajaran kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Agenda kemudian dilanjutkan ke Kantor Kesbangpol Kabupaten Bandung pada pukul 14.30 WIB. Berkas diterima langsung oleh Fadli yang menyambut baik kehadiran jajaran pengurus Partai Berkarya Kabupaten Bandung.
Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat, menegaskan bahwa kepengurusan baru membawa semangat perubahan dan pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat.
“Kami ingin Partai Berkarya menjadi rumah perjuangan masyarakat. Melalui kepengurusan baru ini, kami siap menjalin sinergi dengan seluruh elemen bangsa, memperkuat demokrasi, dan berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Partai Berkarya akan memperluas kegiatan sosial, pendidikan politik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendorong lahirnya kader-kader berkualitas yang mampu menjadi pelayan masyarakat.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting bagi DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menunjukkan kesiapan organisasi untuk berkiprah lebih aktif di tengah masyarakat.







