Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Juli 2026 – Penguatan komunikasi antara kepengurusan pusat dan daerah menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga soliditas organisasi. Atas dasar itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya Kabupaten Bandung melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya di Graha Berkarya, Jalan Taman Margasatwa Raya No. 11, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung Yayat Sumirat, S.E., didampingi Sekretaris Nicko Rullistya, S.Ds., serta Bendahara H. Agus Darmawan, S.ST.Par. Kehadiran jajaran pengurus DPD disambut oleh Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Partai Berkarya Yani M. Hasan Salampessy, sebelum melanjutkan dialog bersama Wakil Ketua Umum I Partai Berkarya Muhammad Nur Huda Arianto, S.E., M.Hum.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Selain membahas penguatan organisasi, diskusi berkembang pada berbagai tantangan pembangunan daerah, peningkatan kualitas kader, hingga pentingnya membangun organisasi politik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat, mengatakan bahwa komunikasi yang berkesinambungan antara DPP dan DPD menjadi fondasi dalam menjaga arah perjuangan organisasi.
“Kami datang membawa semangat kebersamaan. Silaturahmi ini menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyampaikan perkembangan organisasi di Kabupaten Bandung. Kami percaya bahwa organisasi yang kuat dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling mendukung.”
Menurut Yayat, Kabupaten Bandung memiliki posisi yang strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk yang besar, kawasan industri yang berkembang, sektor pertanian yang produktif, serta potensi wisata alam dan budaya yang terus meningkat, Kabupaten Bandung dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang semakin kompetitif.
Sekretaris DPD, Nicko Rullistya, menambahkan bahwa berbagai arahan dari DPP akan menjadi referensi penting dalam menyusun langkah organisasi ke depan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program di daerah berjalan secara terarah dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Sinergi antara DPP dan DPD menjadi modal utama untuk membangun organisasi yang semakin profesional.”
Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian dalam audiensi tersebut adalah pentingnya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bendahara DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, H. Agus Darmawan, menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi ekonomi yang sangat menjanjikan apabila mampu mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki.
Menurut Agus, keberadaan ribuan pelaku UMKM, kawasan pertanian yang luas, industri pengolahan, serta sektor pariwisata merupakan aset yang harus terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
“Kabupaten Bandung memiliki semua modal untuk tumbuh menjadi daerah yang semakin maju. Yang diperlukan adalah sinergi, inovasi, dan keberlanjutan program agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.”
Sebagai sosok yang aktif di berbagai kegiatan organisasi dan kemasyarakatan, Agus juga menilai generasi muda perlu diberi ruang lebih besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kewirausahaan, ekonomi kreatif, dan pengembangan teknologi.
Ketua OKK Partai Berkarya, Yani M. Hasan Salampessy, menyampaikan apresiasi atas langkah DPD Kabupaten Bandung yang terus menjaga komunikasi dengan DPP.
“Silaturahmi seperti ini memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa organisasi berjalan secara dinamis. Kami berharap DPD Kabupaten Bandung terus meningkatkan konsolidasi, memperkuat kaderisasi, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.”
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I Partai Berkarya, Muhammad Nur Huda Arianto, menegaskan bahwa kekuatan organisasi nasional sangat ditentukan oleh kualitas kepengurusan di daerah.
“Kabupaten Bandung memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun ekonomi daerah. Kami berharap DPD mampu menjadi contoh dalam membangun organisasi yang sehat, profesional, dan mampu melahirkan kader-kader berkualitas.”
Dalam pertemuan tersebut, perhatian juga tertuju pada kiprah H. Agus Darmawan yang selama beberapa tahun terakhir aktif membangun komunikasi dengan berbagai komunitas masyarakat di Kabupaten Bandung. Keterlibatannya dalam kegiatan sosial, pengembangan UMKM, promosi pariwisata, hingga pembinaan kepemudaan membuat namanya mulai dikenal luas di lingkungan Partai Berkarya maupun masyarakat.
Di sejumlah kalangan internal partai, Agus disebut sebagai salah satu kader muda yang memiliki prospek untuk mengambil peran lebih besar pada masa mendatang. Sejumlah kader bahkan menilai kiprah dan kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal penting apabila suatu saat mendapat amanah dalam kontestasi politik. Namun Agus memilih tidak larut dalam berbagai spekulasi tersebut.
“Saya lebih memilih fokus bekerja untuk organisasi dan masyarakat. Amanah apa pun tentu harus melalui proses serta keputusan partai. Yang terpenting bagi saya hari ini adalah terus berkarya, menjaga kepercayaan, dan memberikan manfaat bagi Kabupaten Bandung.”
Pertemuan yang berlangsung selama beberapa jam itu ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai simbol semakin eratnya hubungan antara DPP dan DPD Partai Berkarya.
Bagi DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, kunjungan ke Graha Berkarya bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar membangun organisasi yang solid, memperkuat kolaborasi antara pusat dan daerah, serta membawa berbagai gagasan pembangunan yang diharapkan mampu mendukung kemajuan Kabupaten Bandung sebagai salah satu daerah strategis di Provinsi Jawa Barat.
Dengan semangat kebersamaan, koordinasi yang semakin erat, dan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat menjadi pijakan dalam memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.









