Wednesday, October 28, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Mancanegara

Prabowo Tiba di New Delhi, Bawa Kepentingan Indonesia dalam KTT BRICS 2026

admin by admin
September 12, 2026
in Mancanegara
0
Prabowo Tiba di New Delhi, Bawa Kepentingan Indonesia dalam KTT BRICS 2026
6.5k
SHARES
7.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

NEW DELHI, JURNAL NUSANTARA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang digelar di New Delhi, India, pada 12–13 September 2026. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi salah satu agenda kenegaraan penting Indonesia di tingkat internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai anggota penuh BRICS.

Presiden Prabowo telah tiba di Pangkalan Angkatan Udara India atau Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, pada Jumat malam, 11 September 2026 waktu setempat. Kedatangan tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri KTT BRICS ke-18 yang diselenggarakan India sebagai negara pemegang kepemimpinan BRICS tahun 2026.

READ ALSO

Harta Karun Kuno Terungkap di Jerman, Temuan Koin Kelt Buka Jejak Perdagangan Masa Lalu

Bandara Dammam Arab Saudi Diserang, Dua Orang Tewas dan Operasional Kembali Normal

KTT BRICS tahun ini menjadi perhatian dunia karena mempertemukan sejumlah pemimpin negara dengan latar belakang kepentingan ekonomi, politik dan geopolitik yang beragam. Pertemuan berlangsung di tengah dinamika global, termasuk konflik di Ukraina dan Timur Tengah, persaingan ekonomi serta teknologi, hingga pembahasan mengenai tata kelola ekonomi dan politik internasional.

Associated Press melaporkan bahwa para pemimpin BRICS berkumpul di New Delhi untuk membahas perdagangan, investasi, konflik global dan penguatan kerja sama di antara negara-negara berkembang. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi negara anggota untuk membicarakan keamanan energi, teknologi, perdagangan dan peningkatan peran negara berkembang dalam tata kelola global.

Bagi Indonesia, keikutsertaan Presiden Prabowo memiliki arti strategis. Indonesia merupakan salah satu anggota penuh BRICS dan kehadiran langsung kepala negara memberikan kesempatan untuk menyampaikan kepentingan nasional dalam forum negara-negara berkembang dengan pengaruh ekonomi dan geopolitik yang semakin besar.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian dalam KTT BRICS antara lain penguatan multilateralisme, reformasi tata kelola global, ketahanan pangan dan energi, perdagangan, investasi, teknologi serta pembangunan berkelanjutan. Agenda tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kepentingan pembangunan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Indonesia Perkuat Posisi di Forum Negara Berkembang

Kehadiran Presiden Prabowo juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi ekonomi. BRICS tidak hanya menjadi forum politik, tetapi berkembang menjadi wadah kerja sama ekonomi dan pembangunan yang mencakup sejumlah negara dengan pasar besar dan sumber daya strategis.

Dalam perkembangan BRICS saat ini, Indonesia berada dalam kelompok negara anggota bersama Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Perluasan keanggotaan tersebut membuat BRICS memiliki cakupan ekonomi dan geopolitik yang semakin luas.

Salah satu isu ekonomi yang turut mendapat perhatian menjelang KTT adalah penguatan sistem pembayaran lintas negara. Reuters melaporkan bahwa India mendorong pembahasan mengenai keterhubungan mata uang digital bank sentral atau Central Bank Digital Currencies (CBDC) antarnegara BRICS untuk mempermudah transaksi lintas batas.

Gagasan tersebut menunjukkan bahwa kerja sama BRICS mulai diarahkan tidak hanya pada perdagangan konvensional, tetapi juga pada pengembangan sistem pembayaran dan teknologi finansial. Meski demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan teknis, politik dan perbedaan kepentingan antarnegara.

Hadir Bersama Pemimpin Negara BRICS

KTT BRICS ke-18 juga mempertemukan sejumlah pemimpin dunia. Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa serta sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi negara anggota maupun negara mitra hadir dalam forum tersebut.

Presiden Prabowo termasuk dalam jajaran pemimpin yang menjadi perhatian dalam pertemuan BRICS tahun ini. Kehadiran Indonesia memperlihatkan semakin besarnya peran negara tersebut dalam forum multilateral yang mempertemukan kekuatan ekonomi dari berbagai kawasan.

Pertemuan para pemimpin BRICS juga berlangsung dalam situasi geopolitik yang kompleks. Perang di Ukraina, konflik di Timur Tengah serta hubungan antara kekuatan-kekuatan besar dunia menjadi latar belakang penting dalam pembahasan forum.

Di sisi lain, pertemuan bilateral di sela-sela KTT juga menjadi bagian penting dari agenda diplomatik. Reuters melaporkan bahwa pertemuan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden China Xi Jinping menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian, terutama karena kedua negara sedang berupaya mempertahankan perbaikan hubungan setelah ketegangan perbatasan beberapa tahun terakhir.

Momentum Memperjuangkan Kepentingan Nasional

Bagi Indonesia, BRICS dapat menjadi salah satu ruang untuk memperluas kerja sama ekonomi sekaligus memperkuat diplomasi di tengah perubahan konstelasi global.

Kehadiran Presiden Prabowo di New Delhi diharapkan membuka peluang pembahasan lebih luas mengenai perdagangan, investasi, energi, pangan, teknologi, pembiayaan pembangunan serta kerja sama ekonomi lainnya yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa keterlibatan dalam BRICS tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Dengan semakin luasnya keanggotaan BRICS dan meningkatnya perhatian terhadap forum tersebut, partisipasi Indonesia menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring kerja sama internasional.

KTT BRICS ke-18 di New Delhi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 12–13 September 2026. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan sejumlah kesepakatan dan arah kebijakan bersama mengenai kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, keamanan energi, pangan, teknologi serta isu-isu global lainnya.

Kehadiran Presiden Prabowo sekaligus menegaskan bahwa Indonesia ingin mengambil peran aktif dalam membentuk kerja sama internasional yang lebih inklusif, terutama dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik dunia.

Tags: ASBIMediaCenterBeritaHariIniBeritaIndonesiaBeritaKenegaraanBeritaNasionalBeritaPrabowoBeritaTerkiniBRICS2026BRICSIndiaBRICSNewDelhiDiplomasiIndonesiaEkonomiGlobalEkonomiIndonesiaIndiaIndonesiaBRICSInvestasiIndonesiaKeamananEnergiKerjaSamaEkonomiKerjaSamaInternasionalKetahananPanganKTTBRICSKTTBRICS2026MultilateralismeNegaraBerkembangNewDelhiPembangunanBerkelanjutanPerdaganganInternasionalPolitikInternasionalPolitikLuarNegeriPrabowoDiIndiaPrabowoHariIniPrabowoSubiantoPresidenIndonesiaPresidenPrabowoTataKelolaGlobalTeknologi

Related Posts

Harta Karun Kuno Terungkap di Jerman, Temuan Koin Kelt Buka Jejak Perdagangan Masa Lalu
Mancanegara

Harta Karun Kuno Terungkap di Jerman, Temuan Koin Kelt Buka Jejak Perdagangan Masa Lalu

October 22, 2026
Bandara Dammam Arab Saudi Diserang, Dua Orang Tewas dan Operasional Kembali Normal
Mancanegara

Bandara Dammam Arab Saudi Diserang, Dua Orang Tewas dan Operasional Kembali Normal

October 22, 2026
Tragedi di Taiz Yaman: Dua Remaja Putri Tewas, Warga Sipil Terancam di Tengah Konflik
Mancanegara

Tragedi di Taiz Yaman: Dua Remaja Putri Tewas, Warga Sipil Terancam di Tengah Konflik

October 20, 2026
Negosiasi AS–Iran Tak Kunjung Mencapai Kesepakatan, Bayang-Bayang Konflik Baru Menguat
Mancanegara

Negosiasi AS–Iran Tak Kunjung Mencapai Kesepakatan, Bayang-Bayang Konflik Baru Menguat

October 20, 2026
Udara Memburuk, Lorong Mal Jadi Lintasan Lari: Dampak Kabut Asap Indonesia sampai Singapura
Mancanegara

Udara Memburuk, Lorong Mal Jadi Lintasan Lari: Dampak Kabut Asap Indonesia sampai Singapura

October 20, 2026
Indonesia Walk Out dari Sidang PBB Saat Netanyahu Naik Podium, Jadi Sorotan Dunia
Mancanegara

Indonesia Walk Out dari Sidang PBB Saat Netanyahu Naik Podium, Jadi Sorotan Dunia

September 25, 2026
Next Post
Teh Kanaya Whu Tutup Usia, Dedi Mulyadi dan H. Agus Darmawan Sampaikan Belasungkawa

Teh Kanaya Whu Tutup Usia, Dedi Mulyadi dan H. Agus Darmawan Sampaikan Belasungkawa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026

Video “Mukena Pink” Viral di Media Sosial, Warganet Ramai Mencari Link Asli

March 13, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026

EDITOR'S PICK

Pergantian Menteri Keuangan 2026: Suahasil Nazara Ambil Alih dari Purbaya

Pergantian Menteri Keuangan 2026: Suahasil Nazara Ambil Alih dari Purbaya

September 16, 2026

Finland Has An Education System The Other Country Should Learn From

March 15, 2026
Kabar Baik untuk Bobotoh! Stadion Si Jalak Harupat Diproyeksikan Naik Kelas, Target Pertandingan Internasional

Kabar Baik untuk Bobotoh! Stadion Si Jalak Harupat Diproyeksikan Naik Kelas, Target Pertandingan Internasional

October 14, 2026
Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Pelanggar Terancam Diblokir Permanen

Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Pelanggar Terancam Diblokir Permanen

September 16, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News