Friday, May 22, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Daerah

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Meluas, Infrastruktur Terancam dan Warga Diminta Waspada

Fenomena tanah amblas yang membentuk lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kian meluas dan memicu kekhawatiran serius.

admin by admin
February 15, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Jurnal Nusantara, Aceh Tengah — Fenomena tanah amblas yang membentuk lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kian meluas dan memicu kekhawatiran serius. Lubang yang kerap disebut menyerupai sinkhole itu kini telah mencapai luas sekitar 3 hektare dan terus bergerak aktif menggerus lahan warga.

Sejumlah media nasional seperti RCTI Plus dan Metro TV melaporkan, pergerakan tanah terjadi secara progresif, bahkan dalam beberapa hari terakhir laju longsoran diperkirakan mencapai 1 hingga 5 meter per hari. Lahan pertanian berupa kebun jagung, bawang, hingga sawah produktif warga dilaporkan hilang terseret amblesan.

READ ALSO

Bak Festival Jalanan! CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Jakarta Punya Ikon Baru Akhir Pekan

“Transfer Demi Redam Tekanan?” Oknum Wartawan Berinisial ‘K’ Diduga Minta Uang ke Pelaku UMKM di Cangkuang

Dampak paling nyata terlihat pada infrastruktur. Jalan lintas penghubung Aceh Tengah–Bener Meriah dilaporkan terputus akibat pergerakan tanah. Situasi ini mengganggu mobilitas warga serta distribusi kebutuhan pokok. Pemerintah daerah telah melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan teknis dan anggaran penanganan.

Tak hanya jalan, jaringan listrik juga terdampak. PT PLN (Persero) wilayah Aceh melakukan relokasi menara transmisi tegangan tinggi dari zona rawan longsor. Proses relokasi ini sempat memicu pemadaman listrik sementara demi menjaga keselamatan teknis pekerjaan.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terdengar suara gemuruh dari dalam tanah ketika warga mendekati bibir lubang. Aparat kemudian memasang garis pembatas dan menetapkan area sekitar sebagai zona merah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi.

Fenomena ini bukan hanya soal lubang yang menganga, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.

Sejumlah pakar geologi dari perguruan tinggi di Aceh menjelaskan bahwa fenomena tersebut memang menyerupai sinkhole, namun bukan tipe karst klasik. Struktur tanah di wilayah tersebut didominasi material vulkanik yang rentan terhadap pergerakan ketika jenuh air, terutama di musim hujan.

Curah hujan tinggi, kemiringan lereng, serta sistem drainase yang belum optimal disebut menjadi faktor pemicu utama percepatan amblesan. Analisis ini juga diperkuat laporan media seperti Waspada Online yang menyebutkan perlunya perbaikan sistem aliran air untuk mengurangi tekanan bawah tanah.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa kawasan perbukitan dengan karakter tanah tertentu memerlukan pemetaan risiko yang detail dan berkelanjutan. Mitigasi bukan hanya reaksi setelah kejadian, tetapi harus menjadi kebijakan preventif jangka panjang.

Lubang raksasa di Aceh Tengah memperlihatkan bahwa ancaman bencana geologi dapat muncul perlahan, namun dampaknya cepat dan luas. Pemerintah daerah kini dihadapkan pada dua tantangan sekaligus: penanganan darurat dan strategi permanen.

Relokasi infrastruktur, penguatan lereng, perbaikan drainase, hingga kemungkinan pemindahan permukiman menjadi opsi yang mulai dibahas. Namun publik berharap langkah tersebut tidak berhenti pada wacana.

Karena di balik tanah yang amblas, ada harapan petani yang hilang, akses ekonomi yang terganggu, dan rasa aman yang mulai tergerus.

Fenomena ini menjadi ujian koordinasi antara pemerintah daerah, pusat, dan lembaga teknis. Ketika alam memberi tanda, respons cepat dan terukur adalah satu-satunya jawaban.

Lubang itu mungkin terbentuk oleh pergerakan tanah. Tetapi cara kita meresponsnya akan menentukan seberapa besar dampaknya bagi masa depan masyarakat Aceh Tengah.

Tags: AcehBPBDsinkholeViral

Related Posts

Bak Festival Jalanan! CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Jakarta Punya Ikon Baru Akhir Pekan
Daerah

Bak Festival Jalanan! CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Jakarta Punya Ikon Baru Akhir Pekan

May 10, 2026
“Transfer Demi Redam Tekanan?” Oknum Wartawan Berinisial ‘K’ Diduga Minta Uang ke Pelaku UMKM di Cangkuang
Daerah

“Transfer Demi Redam Tekanan?” Oknum Wartawan Berinisial ‘K’ Diduga Minta Uang ke Pelaku UMKM di Cangkuang

May 9, 2026
Iqbal Maju sebagai Calon Tunggal Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Usung Konsep Kadin Kolaboratif
Daerah

Iqbal Maju sebagai Calon Tunggal Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Usung Konsep Kadin Kolaboratif

May 6, 2026
Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat
Daerah

Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

May 4, 2026
Wamensos Apresiasi Kudus & Garut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Daerah

Wamensos Apresiasi Kudus & Garut Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

May 3, 2026
Kapolres Palopo Tindak Oknum Polisi yang Ngamuk-Panjat Pagar Rumah Wali Kota
Daerah

Rampas Mobil Warga, 4 Orang Ngaku Debt Collector Diringkus Polresta Pati

May 3, 2026
Next Post

Imlek 2577 Kongzili di Semarang, Harmoni Pecinan Menyala di Kota Atlas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Dari Bandung untuk Indonesia. SUMU Hadir Menjadi Rumah Besar UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat

Dari Bandung untuk Indonesia. SUMU Hadir Menjadi Rumah Besar UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat

May 7, 2026
Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

May 4, 2026
Pelabuhan Utama Minyak Rusia, Primorsk, Terbakar Akibat Diserang Drone

Pelabuhan Utama Minyak Rusia, Primorsk, Terbakar Akibat Diserang Drone

May 4, 2026

Dugaan Investasi Bodong CV Mantra Jaya Group di Bandung, Puluhan Korban Rugi Hingga Miliaran Rupiah

April 19, 2026
“Transfer Demi Redam Tekanan?” Oknum Wartawan Berinisial ‘K’ Diduga Minta Uang ke Pelaku UMKM di Cangkuang

“Transfer Demi Redam Tekanan?” Oknum Wartawan Berinisial ‘K’ Diduga Minta Uang ke Pelaku UMKM di Cangkuang

May 9, 2026

EDITOR'S PICK

Pemerintah Larang Anak di Bawah 16 Tahun Memiliki Akun Media Sosial Mulai 28 Maret 2026

March 7, 2026

Tiga Bos Tambang Timah Ditetapkan Tersangka Setelah Tragedi 7 Pekerja Tewas, Menjadi Sorotan Publik dan Isu Hukum

February 7, 2026
Wamendagri Wiyagus Puji Peran Strategis Damkar-Satpol PP Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Puji Peran Strategis Damkar-Satpol PP Jaga Stabilitas Daerah

May 3, 2026

MBG Dayeuhkolot Dihentikan Sementara, Video Siswa Kembalikan Makanan Viral Kepala SPPG Minta Maaf

April 12, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News