Wednesday, September 30, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Peristiwa

1.098 Hektare Terdampak Kebakaran, Pendakian Gunung Rinjani via Senaru-Torean Ditutup

admin by admin
September 30, 2026
in Peristiwa
0
1.098 Hektare Terdampak Kebakaran, Pendakian Gunung Rinjani via Senaru-Torean Ditutup
8.8k
SHARES
98.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Jurnal Nusantara, Mataram, NTB — Kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Nusa Tenggara Barat, masih menjadi perhatian pada Rabu, 30 September 2026. Dampak kebakaran membuat Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menutup sementara dua jalur pendakian, yakni jalur Senaru dan Torean, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan kebakaran sekaligus untuk menjaga keselamatan para pendaki dan petugas yang berada di kawasan terdampak.

READ ALSO

Bukan Lava Biru! Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Wisatawan Diminta Waspada

Pestapora 2026 Digelar 25–27 September, Ini Line-up Hari Pertama dan Lokasinya

Kebakaran terjadi di sekitar Bukit Setampol, Puncak Sangkareang, kawasan Gunung Rinjani, Lombok. Berdasarkan pemantauan sementara hingga 29 September 2026, area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 1.098,75 hektare.

Balai TNGR menyampaikan bahwa angka tersebut masih merupakan estimasi sementara dan dapat berubah setelah dilakukan pemantauan lebih lanjut di lapangan, dokumentasi menggunakan drone, serta verifikasi terhadap batas kawasan yang terdampak.

Jalur Senaru dan Torean Masih Ditutup

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiarsito, mengatakan jalur wisata pendakian Senaru dan Torean masih ditutup sementara sampai adanya keputusan lebih lanjut.

Keputusan tersebut berkaitan dengan kondisi kawasan yang masih dalam tahap penanganan dan pemantauan setelah terjadinya kebakaran.

“Jalur wisata pendakian Senaru dan jalur Torean masih ditutup sementara sampai batas waktu belum ditentukan,” ujar Astekita, seperti diberitakan ANTARA pada Rabu (30/9/2026).

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan agar masyarakat maupun wisatawan tidak memasuki kawasan yang masih memiliki potensi bahaya.

Tidak Ada Titik Api Baru yang Meluas

Meski kawasan terdampak cukup luas, hasil pemantauan sementara hingga 29 September menunjukkan tidak terdapat titik api baru yang meluas.

Pemantauan dilakukan menggunakan drone dari jarak sekitar 350 meter. Petugas masih menemukan sejumlah pohon yang sebelumnya terbakar dan berada dalam kondisi terisolasi, tetapi tidak menunjukkan adanya perambatan api.

Kondisi tersebut belum membuat kawasan dinyatakan sepenuhnya aman. Balai TNGR tetap menyiagakan petugas untuk mengantisipasi kemungkinan penyalaan kembali atau munculnya titik api baru.

Patroli dan pemeriksaan terhadap barang bawaan juga diperkuat sebagai bagian dari langkah pengawasan di kawasan taman nasional.

Vegetasi Kering Mempermudah Penyebaran Api

Kebakaran di kawasan Rinjani merupakan kebakaran permukaan. Material yang terbakar antara lain cemara gunung, semak belukar, perdu, rumput, savana pegunungan, dedaunan kering, serta vegetasi bawah lainnya.

Kondisi vegetasi yang kering menjadi salah satu faktor yang membuat api dapat menyebar di permukaan kawasan pegunungan.

Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Selasa, 22 September 2026 di kawasan Bukit Setampol, Resor Torean, Gunung Rinjani. Penanganan kemudian dilakukan secara bertahap oleh petugas dan tim gabungan.

Sejumlah laporan media sebelumnya juga mencatat bahwa proses pemadaman menghadapi tantangan berupa kondisi medan yang terjal dan faktor angin di kawasan pegunungan.

Pendaki Diminta Mengikuti Arahan Petugas

Penutupan jalur Senaru dan Torean juga berdampak terhadap pendaki yang telah memiliki tiket pendakian.

Bagi calon pendaki yang telah memiliki e-ticket melalui jalur Senaru, tersedia opsi untuk melakukan penjadwalan ulang atau mengalihkan akses masuk dan keluar melalui jalur Sembalun selama jalur Senaru belum dibuka kembali.

Sementara itu, pendaki yang masih berada di dalam kawasan dan sebelumnya memilih Senaru atau Torean sebagai pintu keluar diarahkan untuk keluar melalui jalur Sembalun sesuai instruksi petugas di lapangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko pendaki berada terlalu dekat dengan kawasan terdampak kebakaran.

Keselamatan Menjadi Prioritas

Penutupan jalur pendakian tidak hanya berkaitan dengan kondisi api, tetapi juga mempertimbangkan keselamatan wisatawan dan petugas.

Kawasan yang sebelumnya terbakar masih memiliki potensi bahaya, terutama ketika terdapat material kering yang mudah terbakar kembali. Karena itu, pemantauan dan patroli tetap dilakukan meskipun dalam pemantauan terakhir tidak terlihat adanya titik api baru yang meluas.

Balai TNGR juga masih melakukan pembaruan data mengenai luas kawasan terdampak. Data 1.098,75 hektare yang disampaikan pada 30 September masih berstatus estimasi dan dapat berubah setelah proses verifikasi lapangan selesai.

Rinjani Menunggu Pemulihan

Gunung Rinjani merupakan salah satu kawasan wisata alam penting di Nusa Tenggara Barat. Penutupan jalur pendakian tentu berdampak terhadap aktivitas wisata, khususnya bagi pendaki yang telah merencanakan perjalanan melalui Senaru dan Torean.

Namun, selama proses penanganan kebakaran masih berlangsung, pembatasan aktivitas menjadi bagian dari upaya pengamanan kawasan.

Masyarakat dan wisatawan diharapkan tidak memaksakan diri memasuki jalur yang masih ditutup. Informasi mengenai pembukaan kembali jalur pendakian perlu mengikuti pengumuman resmi dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Hingga Rabu, 30 September 2026, jalur Senaru dan Torean masih ditutup sementara tanpa batas waktu pembukaan yang telah ditentukan. Sementara itu, petugas terus melakukan pemantauan terhadap kawasan terdampak dan mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Redaksi berita oleh ASBI Media Center

Sumber dan referensi: ANTARA, Metro TV, Bisnis.com, ASBI NEWS, JABAR Today, JUrnal Nusantara, Media Nusantara, Media Indonesia, Tempo, serta laporan terkait penanganan kebakaran kawasan Gunung Rinjani. Redaksi melakukan penulisan ulang dan pengolahan informasi untuk kepentingan pemberitaan.

Tags: ASBIMediaCenterAsbiNewsBeritaAsbiBeritaHariIniBeritaIndonesiaBeritaNasionalBeritaTerkiniBeritaViralBukitSetampolGunungRinjaniGunungRinjani2026HutanIndonesiaInfoLombokInfoRinjaniJabarTodayJalurPendakiankarhutlaKarhutlaRinjaniKebakaranGunungRinjaniKebakaranHutanKebakaranRinjaniKonservasiAlamLingkunganLombokNTBNusaTenggaraBaratPelestarianLingkunganPendakianRinjaniPendakiRinjaniPuncakSangkareangRinjaniRinjaniLombokSenaruTamanNasionalGunungRinjaniTNGRToreanWisataLombokWisataNTB

Related Posts

Bukan Lava Biru! Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Wisatawan Diminta Waspada
Peristiwa

Bukan Lava Biru! Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Wisatawan Diminta Waspada

September 26, 2026
Pestapora 2026 Digelar 25–27 September, Ini Line-up Hari Pertama dan Lokasinya
Peristiwa

Pestapora 2026 Digelar 25–27 September, Ini Line-up Hari Pertama dan Lokasinya

September 25, 2026
Bukan untuk Panik! Influenza A Jadi Perhatian di Bandung, Pemkot Pastikan Rumah Sakit Tetap Layani Pasien
Peristiwa

Bukan untuk Panik! Influenza A Jadi Perhatian di Bandung, Pemkot Pastikan Rumah Sakit Tetap Layani Pasien

September 23, 2026
Ramalan Kiamat 23–24 September Kembali Viral, Ini Sosok Joshua Mhlakela
Peristiwa

Ramalan Kiamat 23–24 September Kembali Viral, Ini Sosok Joshua Mhlakela

September 18, 2026
Gunung Bromo Terbakar Lagi, 17 Kali Water Bombing Dikerahkan untuk Jinakkan Api
Peristiwa

Gunung Bromo Terbakar Lagi, 17 Kali Water Bombing Dikerahkan untuk Jinakkan Api

September 12, 2026
Jangan Lewatkan! Bulan dan Mars Berdekatan di Langit Pagi 7 September 2026
Peristiwa

Jangan Lewatkan! Bulan dan Mars Berdekatan di Langit Pagi 7 September 2026

September 7, 2026
Next Post
Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak, Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi

Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak, Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026
PTGMI Kabupaten Bandung Perkuat Kampanye Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Jalan Sehat, Edukasi dan Pemeriksaan Gratis

PTGMI Kabupaten Bandung Perkuat Kampanye Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Jalan Sehat, Edukasi dan Pemeriksaan Gratis

September 11, 2026

EDITOR'S PICK

ASBI Foundation dan BRS Perkuat Standar Mutu Dapur MBG Demi Menjaga Amanah Program Pemerintah

February 15, 2026
Viral di Media Sosial, Erupsi Gunung Lewotobi Ganggu Penerbangan dan Picu Kewaspadaan Warga

Viral di Media Sosial, Erupsi Gunung Lewotobi Ganggu Penerbangan dan Picu Kewaspadaan Warga

June 6, 2026

Harga Emas Antam Turun Dua Hari Berturut‑turut, Investor Waspada Tren Penurunan

February 17, 2026
Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Pelanggar Terancam Diblokir Permanen

Kartu Layanan Gratis Transjakarta Dijual Rp500 Ribu, Pelanggar Terancam Diblokir Permanen

September 16, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News