Monday, September 14, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Daerah

Karhutla di Kalimantan Barat Capai 435 Hektare, Pengamat Soroti Lemahnya Pencegahan dan Tata Kelola Gambut

Hingga saat ini, proses pemadaman dan pemantauan titik api masih berlangsung. Pemerintah berharap seluruh hotspot dapat segera dikendalikan guna mencegah dampak lebih luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan stabilitas ekonomi daerah.

admin by admin
February 12, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Jurnal Nusantara, Pontianak – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sejak awal Januari 2026. Berdasarkan data terbaru dari laporan sejumlah media nasional dan keterangan instansi terkait, luas lahan yang terbakar telah mencapai sekitar 435 hektare, meliputi lahan mineral dan gambut yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Wilayah terdampak antara lain Kabupaten Kubu Raya, Sambas, Mempawah, serta Kota Pontianak dan Singkawang. Titik-titik api terpantau muncul di beberapa kawasan yang didominasi lahan gambut, yang dikenal memiliki karakteristik mudah terbakar saat musim kering dan sulit dipadamkan apabila api telah menjalar ke lapisan bawah tanah.

READ ALSO

Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung Lumpuh, Garuda Perpanjang Pembatalan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Kucing Telon Viral di CFD Bundaran HI, Jadi “Selebriti” Dadakan dan Bikin Warga Rela Antre Foto

Upaya Pemadaman Terus Dilakukan

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi Kalbar, Manggala Agni, TNI/Polri, serta relawan dan masyarakat peduli api terus dikerahkan ke lapangan. Petugas melakukan berbagai langkah, mulai dari pemadaman darat, pembuatan sekat bakar, pembasahan lahan gambut, hingga patroli rutin untuk mencegah munculnya titik api baru.

Sebagian area yang terbakar dilaporkan telah berhasil dipadamkan dan memasuki tahap pendinginan. Namun demikian, sejumlah hotspot masih terpantau aktif dan memerlukan penanganan intensif, terutama di wilayah dengan akses terbatas dan kondisi tanah gambut yang kering.

BNPB juga memberikan dukungan peralatan tambahan guna mempercepat pengendalian api. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan api tidak meluas hingga mendekati kawasan permukiman maupun lahan pertanian warga.

Kondisi cuaca kering dalam beberapa pekan terakhir disebut menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat penyebaran api. Minimnya curah hujan dan angin kencang memperbesar risiko kebakaran meluas, terutama di area terbuka dan lahan gambut.

Menanggapi situasi ini, H. Agus Darmawan, S.ST.Par.,atau kerap di sapa Kang Danu pengamat lingkungan dari Bandung Jawa Barat, menilai bahwa kebakaran hutan dan lahan di Kalbar merupakan persoalan berulang yang memerlukan penanganan lebih sistemik dan berkelanjutan.

“Karhutla di Kalbar hampir selalu terjadi setiap tahun dengan pola yang mirip. Ini menunjukkan bahwa sistem pencegahan belum berjalan maksimal. Kita masih cenderung reaktif, baru bergerak ketika api sudah membesar,” ujar Kang Danu, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, pendekatan pemadaman memang penting, namun harus dibarengi dengan strategi pencegahan yang kuat, termasuk pengawasan terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

“Penegakan hukum harus konsisten dan tidak tebang pilih. Jika pembakaran lahan terus terjadi tanpa efek jera, maka siklus kebakaran akan terus berulang,” tegasnya.

Agus juga menyoroti pentingnya pengelolaan tata air lahan gambut. Ia menjelaskan bahwa lahan gambut yang kering sangat rentan terbakar hingga ke lapisan bawah tanah, sehingga api sulit dipadamkan dan berpotensi menyala kembali meski permukaan terlihat padam.

“Restorasi gambut, pengendalian kanal, dan menjaga kelembapan tanah adalah kunci. Jika gambut tetap basah, risiko kebakaran bisa ditekan secara signifikan. Ini bukan hanya soal pemadaman, tapi soal tata kelola lingkungan jangka panjang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

“Asap dari kebakaran bisa memicu gangguan pernapasan, mengganggu transportasi, bahkan berdampak pada sektor pendidikan dan pariwisata. Jadi, kerugian yang ditimbulkan sangat luas,” tambahnya.

Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyebabkan kerusakan vegetasi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon, hilangnya habitat satwa liar, serta degradasi kualitas tanah. Pada lahan gambut, kebakaran dapat melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer, yang berdampak pada perubahan iklim.

Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi kebakaran juga berpotensi terdampak kabut asap, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama aparat penegak hukum menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, patroli terpadu terus digencarkan untuk mendeteksi dini potensi kebakaran baru. Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak karhutla juga terus ditingkatkan melalui berbagai program sosialisasi.

Hingga saat ini, proses pemadaman dan pemantauan titik api masih berlangsung. Pemerintah berharap seluruh hotspot dapat segera dikendalikan guna mencegah dampak lebih luas terhadap lingkungan, kesehatan, dan stabilitas ekonomi daerah.

 

Tags: BPBDDamkarKalimantanKalimantan BaratKebakaranKubu RayaViral

Related Posts

Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung Lumpuh, Garuda Perpanjang Pembatalan Imbas Erupsi Anak Krakatau
Daerah

Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung Lumpuh, Garuda Perpanjang Pembatalan Imbas Erupsi Anak Krakatau

September 7, 2026
Kucing Telon Viral di CFD Bundaran HI, Jadi “Selebriti” Dadakan dan Bikin Warga Rela Antre Foto
Daerah

Kucing Telon Viral di CFD Bundaran HI, Jadi “Selebriti” Dadakan dan Bikin Warga Rela Antre Foto

August 30, 2026
Viral! Perjuangan Penjual Cilor Rp1.000 di Jakarta, Kehilangan Tempat Tinggal Tak Membuatnya Menyerah
Daerah

Viral! Perjuangan Penjual Cilor Rp1.000 di Jakarta, Kehilangan Tempat Tinggal Tak Membuatnya Menyerah

August 30, 2026
Video WNA Diduga Berbuat Asusila di Halaman Rumah Warga Viral, Kang Danu Minta Penegakan Aturan
Daerah

Video WNA Diduga Berbuat Asusila di Halaman Rumah Warga Viral, Kang Danu Minta Penegakan Aturan

August 25, 2026
Dana Desa Cianaga Menyusut, Jalan hingga Pertanian Jadi Prioritas
Daerah

Dana Desa Cianaga Menyusut, Jalan hingga Pertanian Jadi Prioritas

August 23, 2026
HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
Daerah

HUT ke-81 RI, DPRD Purwakarta Gelar Rapat Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

August 14, 2026
Next Post

Viral Wanita Tembak Burung Hantu Putih, Publik Soroti Nurani, Edukasi Lingkungan, dan Ketegasan Aparat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026
Pengurus KADIN Kabupaten Bandung Hadiri Festival AHU, Dorong Penguatan Legalitas dan Kepastian Hukum Dunia Usaha

Pengurus KADIN Kabupaten Bandung Hadiri Festival AHU, Dorong Penguatan Legalitas dan Kepastian Hukum Dunia Usaha

September 1, 2026

EDITOR'S PICK

ASBI RADIO STATION Siap Menjadi Wajah Baru Penyiaran Kabupaten Bandung, Padukan Teknologi Digital dan Frekuensi Analog

ASBI RADIO STATION Siap Menjadi Wajah Baru Penyiaran Kabupaten Bandung, Padukan Teknologi Digital dan Frekuensi Analog

July 28, 2026

Kejaksaan Agung Ajukan Banding atas Vonis Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah

February 28, 2026

WHO Ungkap Situasi Terbaru Wabah Virus Nipah di India

February 3, 2026
Penjualan Tiket Konser YE di Jakarta Resmi Dibuka, Menjadi Tonggak Baru Industri Konser Internasional di Indonesia

Penjualan Tiket Konser YE di Jakarta Resmi Dibuka, Menjadi Tonggak Baru Industri Konser Internasional di Indonesia

July 28, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News