Wednesday, October 28, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Daerah

Kebakaran Gunung Ciremai Meluas, Dedi Mulyadi Ajak Warga Turun Tangan dengan Insentif Rp250 Ribu

admin by admin
October 23, 2026
in Daerah
0
Kebakaran Gunung Ciremai Meluas, Dedi Mulyadi Ajak Warga Turun Tangan dengan Insentif Rp250 Ribu
7.3k
SHARES
7.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

KUNINGAN, JURNAL NUSANTARA — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat di sekitar kawasan terdampak untuk turut membantu upaya pemadaman dengan dukungan insentif sebesar Rp250.000 per orang untuk satu hari kerja.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pengendalian api yang berpotensi meluas dan mengancam kelestarian ekosistem hutan serta kehidupan masyarakat di sekitar kawasan gunung.

READ ALSO

PSI Cimahi Desak Kepala DPKP Dinonaktifkan, Dugaan Fee Proyek 10 Persen Jadi Sorotan

Dedi Mulyadi Dorong Pilkades Digital di Seluruh Jawa Barat, Penghitungan Suara Lebih Cepat

Berdasarkan pemberitaan ANTARA Jawa Barat, Media Indonesia, dan Republika pada 22 Oktober 2026, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM turun langsung ke lokasi kebakaran untuk mendorong percepatan penanganan. Ia juga menjanjikan bonus apabila kebakaran dapat segera dipadamkan.

KDM Ajak Masyarakat Bergerak Bersama

Dedi Mulyadi meminta pemerintah kecamatan, kepala desa, ketua RT, dan ketua RW di sekitar Gunung Ciremai mengajak masyarakat berpartisipasi dalam upaya penanganan kebakaran.

Ajakan tersebut secara khusus ditujukan kepada warga Desa Seda dan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, yang berada di sekitar kawasan terdampak.

Menurut Dedi, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu petugas mempercepat pengendalian api agar tidak terus menjalar ke area hutan lainnya.

Dalam pernyataannya yang diberitakan sejumlah media, KDM menyiapkan insentif Rp250.000 per orang untuk satu hari kerja pemadaman. Ia juga menyampaikan kemungkinan pemberian bonus apabila api berhasil dipadamkan dengan cepat.

Kebijakan tersebut menjadi upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran yang berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan warga.

Meski demikian, keterlibatan masyarakat harus tetap dilakukan melalui koordinasi dengan petugas yang berwenang agar proses pemadaman berlangsung terarah dan tidak membahayakan keselamatan relawan.

Pemadaman Gunung Ciremai Menghadapi Tantangan

Penanganan kebakaran di kawasan pegunungan bukan pekerjaan mudah. Kondisi medan, akses menuju titik api, vegetasi yang mengering, serta perubahan cuaca dapat mempersulit upaya pemadaman.

Laporan ANTARA Jawa Barat dan sejumlah media lain menyebutkan bahwa kebakaran terjadi di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Kuningan. Penanganannya melibatkan unsur pemerintah daerah, petugas kawasan konservasi, pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.

Pada Jumat, 23 Oktober 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan bahwa personel gabungan telah berhasil memadamkan sebagian titik api di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Petugas juga membuat sekat bakar di sepanjang tepi api untuk membantu mencegah perambatan menuju vegetasi yang lebih rapat.

Tim gabungan tersebut terdiri atas sekitar 100 personel dari BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Jawa Barat, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Masyarakat Peduli Api, TNI/Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, komunitas pecinta alam, serta warga setempat.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan koordinasi lintas instansi dan dukungan masyarakat. Namun, pemadaman sebagian titik api tidak serta-merta berarti seluruh kawasan telah terbebas dari ancaman kebakaran.

Ekosistem Gunung Ciremai Harus Dilindungi

Gunung Ciremai bukan hanya kawasan pegunungan yang memiliki daya tarik wisata alam. Kawasan ini juga memiliki fungsi ekologis penting bagi keberlangsungan keanekaragaman hayati, tata air, dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kebakaran hutan dapat menimbulkan kerusakan vegetasi, mengganggu habitat satwa, meningkatkan risiko erosi, serta memengaruhi kemampuan lingkungan dalam menjaga keseimbangan air.

Karena itu, penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api. Upaya pencegahan, pemantauan kawasan rawan kebakaran, edukasi masyarakat, dan pemulihan lingkungan juga perlu menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Partisipasi warga dapat membantu memperkuat upaya tersebut, terutama melalui pelaporan dini ketika menemukan asap atau titik api. Warga juga dapat mendukung pencegahan dengan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.

KDM Ingatkan Bahaya Membakar Ilalang

Selain mengajak warga membantu pemadaman, Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar tidak membakar ilalang untuk kepentingan pertanian maupun aktivitas lainnya, khususnya saat cuaca terik dan hujan belum turun secara merata.

Pembakaran terbuka dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan apabila api menyebar ke vegetasi kering dan terbawa angin. Kondisi tersebut berpotensi memperluas area terdampak, terutama di kawasan dengan medan yang sulit dijangkau.

Masyarakat di sekitar Gunung Ciremai diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan indikasi kebakaran kepada petugas setempat.

Dalam situasi darurat, keselamatan harus menjadi prioritas. Warga tidak dianjurkan memasuki zona kebakaran atau melakukan pemadaman secara mandiri tanpa arahan dan perlengkapan yang memadai.

Kebakaran Gunung Ciremai menjadi pengingat bahwa perlindungan lingkungan membutuhkan kerja sama pemerintah, petugas lapangan, komunitas, dan masyarakat.

Insentif yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu bentuk dorongan untuk memperluas keterlibatan warga. Namun, keberhasilan penanganan tetap bergantung pada kondisi lapangan, koordinasi personel, ketersediaan peralatan, dan penerapan prosedur keselamatan.

Masyarakat diharapkan tidak hanya hadir ketika kebakaran terjadi, tetapi juga berperan dalam menjaga kawasan hutan melalui perilaku yang bertanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.

Perkembangan penanganan karhutla Gunung Ciremai masih perlu dipantau melalui informasi resmi pemerintah daerah dan pengelola taman nasional, termasuk mengenai kondisi titik api, luas kawasan terdampak, serta langkah lanjutan untuk memulihkan ekosistem.

 

Tags: ASBI Media CenterBerita Jawa Baratberita Kuninganberita Kuningan terbaruberita terkini Jawa Barat.BPBD Jawa BaratBPBD KuninganDedi Mulyadiekosistem Gunung CiremaiGubernur Jawa BaratGunung Ciremaiinformasi publikinsentif Rp250 ribuJabar TodayKang Dedi Mulyadikarhutla Jawa BaratKDMkebakaran Gunung Ciremaikebakaran hutan dan lahankeselamatan relawankonservasi hutanlingkungan hidup IndonesiaMasyarakat Peduli Apipelestarian lingkunganpemadaman kebakaran hutanpencegahan karhutlaperlindungan hutanrelawan kebakaranTaman Nasional Gunung CiremaiTNGC

Related Posts

PSI Cimahi Desak Kepala DPKP Dinonaktifkan, Dugaan Fee Proyek 10 Persen Jadi Sorotan
Daerah

PSI Cimahi Desak Kepala DPKP Dinonaktifkan, Dugaan Fee Proyek 10 Persen Jadi Sorotan

October 28, 2026
Dedi Mulyadi Dorong Pilkades Digital di Seluruh Jawa Barat, Penghitungan Suara Lebih Cepat
Daerah

Dedi Mulyadi Dorong Pilkades Digital di Seluruh Jawa Barat, Penghitungan Suara Lebih Cepat

October 28, 2026
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon Meluas, Keselamatan Anak dan Pengawasan Pangan Jadi Sorotan
Daerah

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon Meluas, Keselamatan Anak dan Pengawasan Pangan Jadi Sorotan

October 23, 2026
Gunung Ciremai Terbakar, KDM Ajak Warga Bergerak Bersama dan Siapkan Honor Rp250 Ribu
Daerah

Gunung Ciremai Terbakar, KDM Ajak Warga Bergerak Bersama dan Siapkan Honor Rp250 Ribu

October 23, 2026
Gudang Kayu dan 10 Bangunan Terbakar di Bandung, Api Muncul Pagi Hari
Daerah

Gudang Kayu dan 10 Bangunan Terbakar di Bandung, Api Muncul Pagi Hari

October 23, 2026
ESDM Jabar Ungkap Ketahanan Stok BBM: Bensin 6–7 Hari, Solar hingga 13 Hari
Daerah

ESDM Jabar Ungkap Ketahanan Stok BBM: Bensin 6–7 Hari, Solar hingga 13 Hari

October 22, 2026
Next Post
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon Meluas, Keselamatan Anak dan Pengawasan Pangan Jadi Sorotan

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon Meluas, Keselamatan Anak dan Pengawasan Pangan Jadi Sorotan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026

Video “Mukena Pink” Viral di Media Sosial, Warganet Ramai Mencari Link Asli

March 13, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026

EDITOR'S PICK

Penjualan Tiket Konser YE di Jakarta Resmi Dibuka, Menjadi Tonggak Baru Industri Konser Internasional di Indonesia

Penjualan Tiket Konser YE di Jakarta Resmi Dibuka, Menjadi Tonggak Baru Industri Konser Internasional di Indonesia

July 28, 2026
Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Pimpin PWI Jawa Barat 2026–2031, AMKI Kabupaten Bandung Sampaikan Ucapan Selamat

Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Pimpin PWI Jawa Barat 2026–2031, AMKI Kabupaten Bandung Sampaikan Ucapan Selamat

August 13, 2026
Kucing Telon Viral di CFD Bundaran HI, Jadi “Selebriti” Dadakan dan Bikin Warga Rela Antre Foto

Kucing Telon Viral di CFD Bundaran HI, Jadi “Selebriti” Dadakan dan Bikin Warga Rela Antre Foto

August 30, 2026

Sekolah Rakyat Kupang: Jadi Ruang Pemulihan Sosial, Anak Tak Lagi Berkelahi

January 14, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News