Wednesday, September 30, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Nasional

Viral Video Anggota DPRD Mempawah Bakar Lahan untuk Sawit, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

admin by admin
September 22, 2026
in Nasional
0
Viral Video Anggota DPRD Mempawah Bakar Lahan untuk Sawit, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan
4.6k
SHARES
5.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

MEMPAWAH, JURNAL NUSANTARA — Sebuah video yang memperlihatkan aktivitas seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah berinisial CNF di area lahan yang terbakar menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat aktivitas pembakaran dan pembersihan lahan yang disebut akan dimanfaatkan untuk penanaman kembali, termasuk tanaman sawit.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah perhatian terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Rekaman yang beredar memperlihatkan CNF bersama sejumlah orang berada di area perkebunan yang sebelumnya disebut telah mengalami kebakaran.

READ ALSO

Tabrakan Maut Bekasi Kembali Disorot, Masinis Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Tersangka

Jangan Keliru! Hari Ini Bendera Setengah Tiang, 1 Oktober Dikibarkan Penuh

Dalam salah satu video, CNF menyampaikan mengenai rencana pemanfaatan lahan tersebut untuk penanaman sawit dan jagung. Pernyataan dalam video itulah yang kemudian memicu perhatian masyarakat dan mendorong aparat kepolisian melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Lakukan Olah TKP

Menanggapi video yang beredar, Polres Mempawah melakukan langkah penyelidikan dengan menerjunkan personel Inafis Satreskrim bersama anggota Polsek Mempawah Hilir untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto menjelaskan bahwa polisi tidak hanya mengandalkan video yang beredar di media sosial. Aparat melakukan pemeriksaan langsung di lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mengumpulkan berbagai alat bukti dan keterangan yang diperlukan.

Menurut kepolisian, video yang beredar menjadi informasi awal. Selanjutnya, penyidik perlu mencocokkan isi video dengan kondisi lapangan, dokumentasi, keterangan saksi dan informasi lain yang relevan.

Perkembangan terbaru yang diberitakan pada 22 September menyebut perkara tersebut telah naik ke tahap penyidikan. Meski demikian, proses penyidikan tetap membutuhkan pembuktian mengenai rangkaian peristiwa, lokasi, tindakan yang dilakukan, serta unsur pelanggaran hukum yang mungkin terpenuhi.

Video Media Sosial Jadi Awal Penelusuran

Kasus ini bermula dari sejumlah unggahan di media sosial yang memperlihatkan aktivitas CNF di area perkebunan. Dalam rekaman tersebut, terdapat bagian yang memperlihatkan sisa lahan terbakar serta aktivitas pembersihan.

Peredaran video dengan cepat menarik perhatian masyarakat. Publik kemudian mempertanyakan latar belakang pembakaran tersebut, terutama karena pembakaran lahan merupakan isu sensitif di wilayah yang menghadapi ancaman karhutla dan kabut asap.

Namun, kepolisian menegaskan pentingnya proses pemeriksaan berbasis fakta. Artinya, video yang beredar tidak serta-merta menjadi satu-satunya dasar untuk menyimpulkan adanya tindak pidana. Penyidik tetap harus memastikan konteks, waktu, lokasi, kondisi lahan, serta pihak-pihak yang terlibat.

HMI Mempawah Tempuh Langkah Hukum

Perkembangan kasus tersebut kemudian berlanjut dengan laporan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah. HMI melaporkan dugaan pembakaran lahan yang dikaitkan dengan anggota DPRD berinisial C kepada Polres Mempawah.

Selain laporan terkait dugaan pembakaran lahan, HMI juga melaporkan dugaan intimidasi yang dialami Ketua Umum HMI Mempawah, Abdul Rohman. Menurut laporan detikKalimantan, Abdul Rohman mengaku menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal dan menyebut adanya kata-kata kasar serta ancaman. Keterkaitan panggilan tersebut dengan anggota DPRD yang dimaksud masih berupa dugaan dan diserahkan kepada polisi untuk didalami.

HMI menyatakan akan mengawal proses hukum tersebut dan meminta agar aparat menangani perkara berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Persoalan Karhutla Jadi Sorotan

Kasus ini juga tidak dapat dilepaskan dari persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan.

Kebakaran lahan bukan hanya berkaitan dengan kerusakan vegetasi, tetapi juga dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, aktivitas transportasi, hingga perekonomian apabila asap menyebar dalam skala luas.

Di wilayah Kalimantan lainnya, kabut asap bahkan sempat mengganggu aktivitas penerbangan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kebakaran lahan dapat menimbulkan dampak lintas sektor.

Karena itu, kasus dugaan pembakaran lahan di Mempawah mendapat perhatian lebih luas. Proses hukum terhadap perkara tersebut kini menjadi perhatian masyarakat, khususnya mengenai bagaimana kepolisian membuktikan fakta dan menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Menunggu Hasil Penyidikan

Dengan meningkatnya status perkara ke tahap penyidikan, masyarakat kini menunggu perkembangan selanjutnya dari Polres Mempawah.

Penyidikan diharapkan dapat menjawab sejumlah pertanyaan penting, mulai dari bagaimana lahan tersebut terbakar, siapa yang melakukan pembakaran, tujuan pembakaran, kondisi lahan sebelum dan sesudah kejadian, hingga apakah tindakan tersebut memenuhi unsur tindak pidana berdasarkan peraturan yang berlaku.

Di sisi lain, asas praduga tak bersalah tetap perlu dikedepankan selama proses hukum belum menghasilkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas pembukaan atau pembersihan lahan dengan menggunakan api memiliki konsekuensi hukum dan lingkungan yang perlu diperhatikan. Terlebih ketika kondisi suatu wilayah sedang menghadapi ancaman karhutla.

Kini perhatian publik tertuju pada proses penyidikan Polres Mempawah untuk memastikan fakta sebenarnya di balik video viral tersebut.

Penulis: Redaksi ASBI Media Center
Editor: Tim Redaksi Jurnal Nusantara

Tags: anggota DPRD MempawahASBI Media CenterASBI Newsbakar lahanberita aktualberita daerahberita hukumBerita Indonesia.berita Kalimantan Baratberita kriminalberita masyarakatberita MempawahBerita Nasionalberita onlineberita terbaru 22 september 2026Berita Viralberita viral 22 september 2026Berita Viral Hari IniDPRD Mempawahdugaan pembakaran lahaninformasi Kalimantan BaratInformasi TerkiniJabar TodayJurnal Nusantarakabar MempawahKabar TerkiniKabupaten Mempawahkabut asapKalbar hari iniKalimantan Baratkarhutlakasus pembakaran lahankasus viralkebakaran hutan dan lahankebakaran lahankebun sawitlahan sawitlingkungan hidupMedia NusantaraMempawah hari iniolah TKPpembakaran lahanPenegakan Hukumpenyidikan polisiperlindungan lingkunganpolisi MempawahPolres Mempawahsawit Kalimantan BaratVideo Viralvideo viral MempawahViral Media Sosial

Related Posts

Tabrakan Maut Bekasi Kembali Disorot, Masinis Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Tersangka
Nasional

Tabrakan Maut Bekasi Kembali Disorot, Masinis Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Tersangka

September 30, 2026
Jangan Keliru! Hari Ini Bendera Setengah Tiang, 1 Oktober Dikibarkan Penuh
Nasional

Jangan Keliru! Hari Ini Bendera Setengah Tiang, 1 Oktober Dikibarkan Penuh

September 30, 2026
GEKRAFS JABAR Bersama Chlorine Digital Media, Al Wafa, dan Rahayu Film Production Luncurkan Ra.ha.yu, Siap Tayang 25 November 2026
Nasional

GEKRAFS JABAR Bersama Chlorine Digital Media, Al Wafa, dan Rahayu Film Production Luncurkan Ra.ha.yu, Siap Tayang 25 November 2026

September 29, 2026
DJP Jatim II Limpahkan Pengusaha HT ke Kejaksaan, Ini Dugaan Perkara Pajaknya
Nasional

DJP Jatim II Limpahkan Pengusaha HT ke Kejaksaan, Ini Dugaan Perkara Pajaknya

September 28, 2026
Jaringan 2G Bakal Dimatikan? ATSI Ungkap Nasib 29 Juta Pengguna Ponsel Jadul
Nasional

Jaringan 2G Bakal Dimatikan? ATSI Ungkap Nasib 29 Juta Pengguna Ponsel Jadul

September 28, 2026
Cabai Naik, Bawang hingga Ayam Turun: Begini Pergerakan Harga Pangan Jawa Barat Hari Ini
Nasional

Cabai Naik, Bawang hingga Ayam Turun: Begini Pergerakan Harga Pangan Jawa Barat Hari Ini

September 28, 2026
Next Post
BGN Pecat Pegawai SPPG yang Viral Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

BGN Pecat Pegawai SPPG yang Viral Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026
PTGMI Kabupaten Bandung Perkuat Kampanye Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Jalan Sehat, Edukasi dan Pemeriksaan Gratis

PTGMI Kabupaten Bandung Perkuat Kampanye Kesehatan Gigi dan Mulut Melalui Jalan Sehat, Edukasi dan Pemeriksaan Gratis

September 11, 2026

EDITOR'S PICK

Isu Pencairan Gaji dan Rapel Pensiunan PNS Viral, Publik Diminta Cermat Menyaring Informasi

February 11, 2026

Dinamika Mahkamah Konstitusi: Pergantian Hakim, Aktivitas Sidang, dan Penegakan Independensi Lembaga

January 27, 2026

Banjir Jakarta Masih Meluas, Puluhan RT & Jalan Tergenang, Kerja dari Rumah Diberlakukan

January 24, 2026

Heboh! Isu Larangan Daging Non-Halal di Medan Picu Polemik, Pemko Buka Suara

February 23, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News