Saturday, September 12, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Nasional

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas Pemerintah

admin by admin
September 7, 2026
in Nasional
0
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Keselamatan Penerbangan Jadi Prioritas Pemerintah
8.8k
SHARES
7.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Jurnal Nusantara, JAKARTA — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali menjadi perhatian pada Senin, 7 September 2026. Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin berdampak terhadap ruang udara di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Sumatra, sekaligus mengganggu operasional penerbangan.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Senin pagi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terpantau pada sejumlah lapisan atmosfer. Abu teramati hingga ketinggian sekitar 15.000 kaki dan pada lapisan yang lebih tinggi hingga sekitar 50.000 kaki. Kondisi angin yang dinamis membuat sebaran abu dapat berubah dan meluas ke sejumlah wilayah.

READ ALSO

Ratusan Siswa di Batukliang Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, 352 Orang Terdampak

Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda, Ketua AMKI Kabupaten Bandung: Semoga Segera Ditemukan dan Kembali ke Keluarga

BMKG menyebut sebaran abu pada lapisan hingga 15.000 kaki bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 15 knot. Berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9, sebaran abu juga terpantau meluas ke arah barat daya hingga barat laut, mencakup sebagian wilayah Banten, Jawa Barat bagian barat dan selatan, Lampung, Bengkulu, serta wilayah perairan di sekitarnya.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap keselamatan penerbangan. AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM sebagai dasar penghentian sementara operasional sejumlah bandara yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik.

Kementerian Perhubungan pada Senin pagi menyatakan tujuh bandara masih ditutup sementara hingga pukul 18.00 WIB. Bandara tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Budiarto Curug, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung, serta Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Sementara itu, Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang sebelumnya turut terdampak, telah kembali dapat beroperasi secara normal pada Senin pukul 09.00 WIB.

Dampak terhadap sektor penerbangan tergolong signifikan. Kementerian Perhubungan mencatat sekitar 2.300 penerbangan dan 270.337 penumpang terdampak akibat sebaran abu vulkanik sejak 5 September 2026. Dampak tersebut mencakup penerbangan yang dibatalkan, ditunda, maupun dialihkan.

Pada bandara yang mengalami penutupan sementara, tercatat sekitar 1.397 penerbangan dengan 177.579 penumpang terdampak. Sementara pada bandara lain yang mengalami penyesuaian rute penerbangan, terdapat sekitar 922 penerbangan dengan 92.758 penumpang terdampak.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pembukaan kembali bandara terdampak. Pemerintah terus berkoordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, operator bandara, maskapai, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan sebaran abu vulkanik.

Menurut Kementerian Perhubungan, pembukaan kembali bandara akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman. Pemeriksaan terhadap pesawat juga diperlukan sebelum kembali digunakan untuk memastikan tidak terdapat abu vulkanik yang dapat membahayakan mesin maupun sistem pesawat.

BMKG sendiri meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau, pergerakan abu vulkanik, kondisi atmosfer, serta potensi dampaknya terhadap penerbangan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam.

Selain berdampak pada penerbangan, keberadaan abu vulkanik juga perlu diwaspadai masyarakat di wilayah yang terdampak. BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya apabila terjadi hujan abu atau kualitas udara menurun.

Di sisi lain, kondisi perairan Selat Sunda hingga Senin pagi masih dalam pemantauan. BMKG menyebut probabilitas terjadinya tsunami berdasarkan pemantauan HF Radar berada pada kategori rendah, sementara kondisi arus dan gelombang terus dipantau sebagai bagian dari mitigasi.

Pemerintah memastikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau akan terus dipantau. Masyarakat, khususnya calon penumpang pesawat, diimbau untuk tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan sebelumnya, tetapi memeriksa informasi terbaru dari maskapai, operator bandara, dan otoritas penerbangan sebelum menuju bandara.

Erupsi Gunung Anak Krakatau sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi alam dapat berubah dengan cepat. Langkah penutupan sementara sejumlah bandara dinilai sebagai bentuk mitigasi untuk menjaga keselamatan penerbangan dan masyarakat di tengah dinamika sebaran abu vulkanik.

Tags: Abu Vulkanikabu vulkanik Anak KrakatauAirNav IndonesiaAnak Krakatau 2026ASBI NewsBandara Budiartobandara ditutupBandara Halim PerdanakusumaBandara Husein SastranegaraBandara Pondok CabeBandara Radin Inten IIBandara Soekarno HattaBandara Taufiq KiemasBandungBantenBerita Indonesia.Berita NasionalBerita TerkiniBerita Viral Hari IniBMKGerupsi 7 September 2026erupsi Gunung Anak KrakatauGunung Anak KrakatauGunung KrakatauInformasi TerkiniJabar TodayJakartaJawa BaratJurnal NusantaraKementerian PerhubunganKeselamatan PenerbanganLampungMedia Nusantarapenerbangan 2026penerbangan Indonesiapenerbangan terganggupenumpang pesawatSelat Sunda

Related Posts

Ratusan Siswa di Batukliang Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, 352 Orang Terdampak
Nasional

Ratusan Siswa di Batukliang Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, 352 Orang Terdampak

September 12, 2026
Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda, Ketua AMKI Kabupaten Bandung: Semoga Segera Ditemukan dan Kembali ke Keluarga
Nasional

Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda, Ketua AMKI Kabupaten Bandung: Semoga Segera Ditemukan dan Kembali ke Keluarga

September 12, 2026
Empat Gunung Api Erupsi dalam Waktu Berdekatan, Indonesia Kembali Jadi Sorotan Vulkanik Dunia
Nasional

Empat Gunung Api Erupsi dalam Waktu Berdekatan, Indonesia Kembali Jadi Sorotan Vulkanik Dunia

September 7, 2026
Napas Orangutan di Tengah Kepungan Asap, Karhutla Kalteng Picu Ancaman Serius bagi Satwa Liar
Nasional

Napas Orangutan di Tengah Kepungan Asap, Karhutla Kalteng Picu Ancaman Serius bagi Satwa Liar

September 7, 2026
Muktamar NU Memanas, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Berubah: 401 Suara Pilih AHWA, Dinamika Massa Mengiringi Sidang
Nasional

Muktamar NU Memanas, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Berubah: 401 Suara Pilih AHWA, Dinamika Massa Mengiringi Sidang

August 30, 2026
Founder ASBI Grup Silaturahmi ke Kawargian Abah Alam Syah, Bahas Program Pendidikan, Kebudayaan, Hukum hingga Keagamaan
Nasional

Founder ASBI Grup Silaturahmi ke Kawargian Abah Alam Syah, Bahas Program Pendidikan, Kebudayaan, Hukum hingga Keagamaan

August 28, 2026
Next Post
Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung Lumpuh, Garuda Perpanjang Pembatalan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung Lumpuh, Garuda Perpanjang Pembatalan Imbas Erupsi Anak Krakatau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026
Pengurus KADIN Kabupaten Bandung Hadiri Festival AHU, Dorong Penguatan Legalitas dan Kepastian Hukum Dunia Usaha

Pengurus KADIN Kabupaten Bandung Hadiri Festival AHU, Dorong Penguatan Legalitas dan Kepastian Hukum Dunia Usaha

September 1, 2026

EDITOR'S PICK

Genangan Air di Seluruh Wilayah Jakarta Dilaporkan Surut, BPBD Nyatakan Fase Banjir Akut Berakhir

January 28, 2026

Serangan Besar, Korban Bertambah, Dunia Khawatir Eskalasi

March 17, 2026
Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

May 4, 2026

Harga Emas Antam Melonjak ke Rp3,087 Juta per Gram, Jadi Sorotan Investor dan Masyarakat

March 11, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News