Saturday, October 31, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Penurunan Harga BBM Diyakini Dongkrak Pertumbuhan UMKM Kabupaten Bandung, KADIN: Momentum Perkuat Ekonomi Daerah

admin by admin
August 1, 2026
in Ekonomi
0
Penurunan Harga BBM Diyakini Dongkrak Pertumbuhan UMKM Kabupaten Bandung, KADIN: Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
4.6k
SHARES
3.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Kabupaten Bandung, Jurnal Nusantara – Kebijakan pemerintah yang menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha. Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung menilai langkah tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Perwakilan KADIN Kabupaten Bandung, H. Agus Darmawan, S.ST.Par, yang akrab disapa Kang Danu, mengatakan penurunan harga BBM merupakan kebijakan yang dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap berbagai sektor usaha. Menurutnya, berkurangnya biaya bahan bakar akan berdampak langsung pada efisiensi distribusi, transportasi, hingga biaya produksi yang selama ini menjadi tantangan bagi banyak pelaku UMKM.

READ ALSO

Emas Antam Kembali Menguat Tipis, Harga 1 Gram Tembus Rp2,574 Juta

Bukan Sekadar Angka di Bursa, Tekanan IHSG Menguji Kepercayaan Investor terhadap Pasar Modal Indonesia

“Atas nama KADIN Kabupaten Bandung, kami mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menurunkan harga BBM. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi dunia usaha karena mampu mengurangi beban operasional sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujar Kang Danu kepada Jurnal Nusantara, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Bandung masih sangat bergantung pada transportasi darat untuk mendistribusikan produk, memperoleh bahan baku, maupun menjangkau pasar yang lebih luas. Ketika biaya transportasi menurun, maka biaya produksi secara keseluruhan ikut menjadi lebih efisien.

Ia menjelaskan, manfaat penurunan harga BBM tidak hanya dirasakan oleh sektor perdagangan, tetapi juga akan memberikan dampak positif terhadap berbagai bidang usaha lainnya, seperti industri kuliner, pertanian, peternakan, perikanan, industri kreatif, kerajinan, konveksi, pariwisata, jasa logistik, hingga sektor ekonomi digital yang terus berkembang di Kabupaten Bandung.

“Kita memiliki ribuan UMKM yang bergerak di berbagai sektor. Jika biaya operasional mereka turun, maka keuntungan usaha akan meningkat. Pelaku usaha bisa mengalokasikan efisiensi tersebut untuk membeli bahan baku yang lebih berkualitas, memperluas pemasaran, meningkatkan kapasitas produksi, bahkan membuka lapangan pekerjaan baru,” jelasnya.

Kang Danu menambahkan, penurunan harga BBM juga diyakini akan meningkatkan daya beli masyarakat. Ketika pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan transportasi berkurang, masyarakat memiliki ruang yang lebih besar untuk membelanjakan uangnya pada sektor konsumsi lainnya. Kondisi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal.

“Perputaran ekonomi akan semakin baik apabila daya beli masyarakat meningkat. UMKM akan memperoleh lebih banyak pelanggan, omzet bertambah, dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi daerah ikut terdorong,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai Kabupaten Bandung memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Selain didukung oleh sektor industri, daerah ini juga memiliki kekuatan pada sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, serta ribuan UMKM yang menjadi penyerap tenaga kerja.

Oleh karena itu, KADIN Kabupaten Bandung berharap momentum penurunan harga BBM dapat diikuti dengan kebijakan lain yang berpihak kepada pelaku usaha, seperti kemudahan akses pembiayaan, penyederhanaan perizinan, peningkatan pelatihan sumber daya manusia, digitalisasi UMKM, hingga perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal.

“Kami berharap pemerintah tidak berhenti pada kebijakan penurunan harga BBM saja. Dukungan terhadap dunia usaha harus dilakukan secara berkelanjutan agar pelaku UMKM semakin tangguh menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pelaku UMKM di Kabupaten Bandung untuk memanfaatkan momentum ini dengan meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran melalui platform digital, serta memperkuat kolaborasi antar pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Menurut Kang Danu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang sehat dan berkelanjutan.

“KADIN Kabupaten Bandung siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor usaha. Kami akan terus mendorong lahirnya program-program pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, serta pengembangan kewirausahaan agar ekonomi Kabupaten Bandung semakin maju dan berdaya saing,” tegasnya.

Ia optimistis bahwa penurunan harga BBM akan menjadi salah satu faktor yang mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah apabila diikuti dengan kebijakan yang konsisten dan dukungan terhadap sektor riil.

“Ketika biaya produksi menurun, distribusi semakin lancar, daya beli masyarakat meningkat, dan investasi terus tumbuh, maka manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat. UMKM akan berkembang, lapangan pekerjaan bertambah, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung akan semakin meningkat,” pungkas Kang Danu.

Kebijakan penurunan harga BBM sendiri diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, mengendalikan inflasi, serta memperkuat daya saing dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global. Bagi Kabupaten Bandung yang memiliki basis UMKM dan industri yang kuat, kebijakan tersebut dinilai dapat menjadi katalis bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tags: AgusDarmawanBBMBeritaEkonomiBeritaKabupatenBandungDayaBeliMasyarakatDuniaUsahaEkonomiDaerahEkonomiIndonesiaEkonomiKreatifHargaBBMIndonesiaIndustriInvestasiJawaBaratJurnal NusantaraJurnalNusantaraKabupatenBandungKadinKADINKabupatenBandungKangDanuKulinerLogistikPariwisataPelakuUsahaPenurunanHargaBBMPerdaganganPertanianPertumbuhanEkonomiUMKMUMKMKabupatenBandung

Related Posts

Emas Antam Kembali Menguat Tipis, Harga 1 Gram Tembus Rp2,574 Juta
Ekonomi

Emas Antam Kembali Menguat Tipis, Harga 1 Gram Tembus Rp2,574 Juta

October 19, 2026
Bukan Sekadar Angka di Bursa, Tekanan IHSG Menguji Kepercayaan Investor terhadap Pasar Modal Indonesia
Ekonomi

Bukan Sekadar Angka di Bursa, Tekanan IHSG Menguji Kepercayaan Investor terhadap Pasar Modal Indonesia

October 19, 2026
KADIN Kabupaten Bandung Kembali Bersatu, Momentum Baru Dongkrak Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Ekonomi

KADIN Kabupaten Bandung Kembali Bersatu, Momentum Baru Dongkrak Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

October 15, 2026
Adhitya Fatur Rohman dan Wawan Setiawan Bawa Semangat Pengusaha Muda Kabupaten Bandung ke Forum Bisnis Internasional
Ekonomi

Adhitya Fatur Rohman dan Wawan Setiawan Bawa Semangat Pengusaha Muda Kabupaten Bandung ke Forum Bisnis Internasional

October 14, 2026
Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak, Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi
Ekonomi

Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak, Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi

September 30, 2026
HUT ke-58 KADIN, Mohamad Iqbal Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Dunia Usaha di Kabupaten Bandung
Ekonomi

HUT ke-58 KADIN, Mohamad Iqbal Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Dunia Usaha di Kabupaten Bandung

September 25, 2026
Next Post
PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

PANCEG RUPA : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI HAJAT LEMBUR, WUJUD PELESTARIAN SENI BUDAYA DAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH SWT

August 2, 2026
Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

Partai Berkarya Kabupaten Bandung Perkenalkan Kepengurusan Baru, KPU dan Kesbangpol Beri Sambutan Hangat

June 10, 2026

SBR 3, Pusat Oleh-Oleh Garut Terbesar dan Terlengkap dengan Dominasi Produk UMKM Lokal

January 22, 2026

Video “Mukena Pink” Viral di Media Sosial, Warganet Ramai Mencari Link Asli

March 13, 2026
KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

KADIN Kabupaten Bandung dan Kota Depok Kembali Buka Fasilitas Sertifikasi SBU Pengadaan Barang dan Jasa Nonkonstruksi

September 10, 2026

EDITOR'S PICK

DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung Teguhkan Komitmen Kolaborasi Demokrasi di Forum Muscab IV Partai Hanura

DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung Teguhkan Komitmen Kolaborasi Demokrasi di Forum Muscab IV Partai Hanura

June 28, 2026
Bak Festival Jalanan! CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Jakarta Punya Ikon Baru Akhir Pekan

Bak Festival Jalanan! CFD Perdana Rasuna Said Diserbu Warga, Jakarta Punya Ikon Baru Akhir Pekan

May 10, 2026

Sasak Geulis: Antara Janji Pembangunan dan Realitas di Lapangan

February 11, 2026

Popcat (SOL) Bergejolak, Euforia Meme Coin Kembali Uji Nalar Investor

February 19, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News