Jurnal Nusantara, Jakarta — Organisasi kemasyarakatan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) memperingati Hari Ulang Tahun ke-23 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan di ibukota, Minggu malam. Dalam perayaan yang dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, pengurus daerah serta tokoh masyarakat, organisasi ini kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat nilai kebangsaan, integritas organisasi, dan soliditas antaranggota.
Puncak rangkaian acara perayaan HUT adalah pesan kuat yang disampaikan oleh Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty, yang menggarisbawahi pentingnya persatuan dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang di tengah dinamika sosial dan politik bangsa. Ia menekankan bahwa usia 23 tahun merupakan fase dewasa organisasi yang harus dimanfaatkan untuk memperkokoh soliditas, membangun kepemimpinan berintegritas, dan menjaga marwah organisasi agar terus relevan di mata publik serta berkontribusi positif bagi negeri.
“Saat ini bukan waktu untuk berpuas diri, namun justru momentum untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan integritas pengurus, serta bekerja lebih keras demi nama baik dan amanah organisasi,” ujar Evita di lokasi acara.
Langkah Strategis Siap Gelar Munas dan Pembentukan Kepengurusan Baru
Tak sekadar merayakan ulang tahun, KBPP Polri juga mengumumkan rencana besar di tahun ini: pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas). Agenda strategis ini dirancang untuk memilih kepengurusan baru, memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat daerah, serta menyusun roadmap gerak organisasi di tahun-tahun mendatang.
Munas itu dinilai penting karena merupakan kesempatan untuk mengevaluasi capaian organisasi, merumuskan visi yang lebih tajam, serta memastikan seluruh program kerja sesuai dengan kebutuhan anggota dan aspirasi publik. Rencana ini diapresiasi oleh berbagai tokoh dan pengurus wilayah yang hadir, karena sekaligus menjadi momentum memperkuat keterlibatan putra-putri keluarga besar anggota Polri dalam kegiatan sosial dan kebangsaan.
Pesan Solidaritas dan Dukungan pada Kebijakan Kepolisian
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KBPP Polri memberi dukungan terbuka terhadap kebijakan tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terutama dalam penegakan hukum terhadap anggota Polri yang melanggar aturan. Pernyataan itu hadir sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Evita menyatakan bahwa organisasi mendukung sikap tegas tersebut demi menjaga citra dan martabat institusi kepolisian di mata masyarakat luas.
“Kami mendukung penegakan hukum yang adil, termasuk kepada oknum yang tidak menjalankan tugas dengan benar,” tambahnya.
Kegiatan Sosial dan Semangat Kebersamaan
Selain seremoni dan pesan kebijakan, peringatan HUT KBPP Polri juga dimeriahkan dengan rangkaian kegiatan sosial seperti buka puasa bersama dan santunan kepada keluarga kurang mampu. Tema yang diusung dalam peringatan kali ini—“Bangkit dan Solid!”—bukan sekadar slogan, melainkan refleksi semangat anggota organisasi untuk terus memupuk persaudaraan dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.
Para pengurus daerah dan anggota yang hadir berharap KBPP Polri dapat terus menjadi organisasi yang dihormati serta aktif memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Perayaan HUT ini sekaligus menjadi bukti bahwa putra-putri keluarga besar Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta nilai kebangsaan di Indonesia.











