Samarinda — Duel sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menghadirkan drama dan tensi tinggi. Dalam pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 yang digelar Minggu, 10 Mei 2026, Persib sukses menundukkan rival abadinya dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda.
Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Maung Bandung dalam perburuan gelar juara musim ini. Tambahan tiga poin membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara dan membuka peluang besar untuk kembali mengangkat trofi liga nasional.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berlangsung dalam tempo cepat. Persija yang tampil menekan lebih dahulu mencoba menguasai permainan melalui serangan cepat dari lini tengah. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut tampil agresif demi menjaga asa mengejar papan atas klasemen.
Tekanan Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Penyerang andalan mereka, Alaaeddine Ajaraie, sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib dan melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang. Gol tersebut membuat pendukung Persija bersorak dan sempat meningkatkan kepercayaan diri tim ibu kota.
Tertinggal satu gol membuat Persib meningkatkan intensitas permainan. Anak asuh Bojan Hodak mulai menemukan ritme melalui penguasaan bola yang lebih rapi dan serangan dari kedua sisi lapangan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33.
Gelandang kreatif Adam Alis menjadi aktor utama kebangkitan Persib. Memanfaatkan umpan matang dari lini tengah, Adam berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan akurat yang tak mampu dibendung kiper Persija. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Persib untuk mengambil alih permainan.
Tak berhenti sampai di situ, Persib kembali mengejutkan Persija beberapa menit menjelang turun minum. Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di pertahanan lawan. Gol keduanya memastikan Persib berbalik unggul 2-1 sebelum babak pertama berakhir. Brace tersebut sekaligus menjadikan Adam Alis sebagai pahlawan kemenangan Maung Bandung pada laga penting ini.
Memasuki babak kedua, Persija mencoba bangkit dan tampil lebih menyerang. Pergantian pemain dilakukan untuk meningkatkan daya gedor. Serangan demi serangan terus dilancarkan melalui umpan silang maupun skema bola mati.
Beberapa peluang emas sempat diperoleh Persija, namun kokohnya lini pertahanan Persib membuat upaya penyamaan kedudukan selalu gagal. Penampilan disiplin para pemain belakang Maung Bandung menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Pertandingan juga sempat berlangsung panas dengan beberapa pelanggaran keras dan adu emosi antarpemain. Rivalitas panjang kedua tim membuat atmosfer laga terasa seperti final. Wasit beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning untuk meredam tensi pertandingan yang meningkat.
Di tribun stadion, dukungan suporter dari kedua kubu juga menjadi perhatian. Chant dan yel-yel terus menggema sepanjang laga, menunjukkan betapa besar rivalitas Persib dan Persija dalam sepak bola Indonesia.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku puas dengan mental bertanding anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan karakter kuat tim dalam menghadapi tekanan, terutama setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
“Kami menunjukkan mental juara. Para pemain tetap tenang meski tertinggal dan mampu membalikkan keadaan,” ujar Hodak usai pertandingan.
Sementara itu, kubu Persija menyesalkan hilangnya konsentrasi setelah unggul di awal pertandingan. Pelatih Persija menilai timnya gagal mempertahankan momentum sehingga harus menerima kekalahan menyakitkan di laga penuh gengsi tersebut.
Hasil ini membuat Persib mengoleksi 75 poin dan semakin dekat dengan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Dengan hanya menyisakan beberapa pertandingan, peluang Maung Bandung untuk mengunci titel semakin terbuka lebar.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Persija Jakarta. Selain gagal meraih poin penting, Macan Kemayoran juga harus menerima kenyataan bahwa peluang mereka bersaing di jalur juara semakin menipis.
Kemenangan atas Persija sekaligus memperpanjang catatan positif Persib dalam beberapa pertemuan terakhir kedua tim. Di bawah kepemimpinan Bojan Hodak, Persib terus menunjukkan konsistensi dan mental kuat saat menghadapi rival-rival besar di kompetisi domestik.
Pertandingan Persib kontra Persija sekali lagi membuktikan bahwa rivalitas keduanya tetap menjadi laga paling dinanti dalam sepak bola Indonesia. Drama, emosi, kualitas permainan, hingga atmosfer tribun menjadikan duel ini sebagai tontonan yang menyita perhatian publik nasional.














