Saturday, June 6, 2026
Jurnal Nusantara
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Hukrim

Viral Wanita Tembak Burung Hantu Putih, Publik Soroti Nurani, Edukasi Lingkungan, dan Ketegasan Aparat

Gelombang reaksi di media sosial juga diiringi tuntutan agar aparat penegak hukum tidak sekadar memberikan pembinaan simbolis.

admin by admin
February 13, 2026
in Hukrim
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Jurnal Nusantara, NTT – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita menembak mati burung hantu putih di wilayah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, viral di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang kecaman publik. Rekaman berdurasi singkat itu menunjukkan seekor burung hantu jenis Tyto alba dipegang oleh beberapa orang sebelum akhirnya ditembak menggunakan senapan angin dari jarak dekat.

Video tersebut pertama kali beredar melalui grup percakapan warga sebelum kemudian menyebar luas ke media sosial. Dalam rekaman, suasana terdengar riuh dan tanpa rasa penyesalan. Aksi itu pun dinilai banyak pihak sebagai bentuk kekerasan terhadap satwa yang dilakukan secara sadar dan terekam jelas.

READ ALSO

Tiga Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi MBG Masuki Babak Baru

DIGEREBEK TENGAH MALAM! RATUSAN WNA DIDUGA OPERATOR JUDI ONLINE INTERNASIONAL DICIDUK DI JAKARTA

Berdasarkan laporan sejumlah media nasional seperti Detik.com, aparat dari Polda Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menelusuri kejadian tersebut. Kabid Humas Polda NTT, Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa terduga pelaku telah dimintai keterangan.

Menurut keterangan awal, pelaku berdalih merasa terganggu oleh suara burung hantu yang dianggap mengusik waktu istirahatnya pada malam hari. Namun alasan tersebut justru menuai kritik keras dari masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa rasa terganggu tidak dapat menjadi pembenaran untuk menghilangkan nyawa makhluk hidup secara kejam.

Secara hukum, meski burung hantu jenis Tyto alba tidak termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi secara khusus, tindakan penganiayaan terhadap hewan tetap dapat dijerat pasal terkait kekerasan terhadap hewan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Aparat menyatakan proses penanganan tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini tidak hanya berhenti pada ranah hukum. Perdebatan publik meluas pada aspek moral, etika, dan literasi lingkungan. Banyak warganet mempertanyakan apakah status “tidak dilindungi” otomatis membuat seekor satwa boleh diperlakukan semena-mena.

Burung hantu, khususnya jenis Tyto alba, dikenal sebagai predator alami tikus dan hama pertanian. Di berbagai daerah, burung hantu bahkan sengaja dibudidayakan dan dilepasliarkan untuk membantu petani mengurangi populasi tikus tanpa bahan kimia. Artinya, satwa tersebut memiliki peran ekologis penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Ironisnya, di tengah kampanye pelestarian lingkungan dan upaya menjaga keanekaragaman hayati, peristiwa ini justru memperlihatkan masih minimnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap fungsi ekologis satwa liar.

Pengamat lingkungan menilai peristiwa ini menjadi cerminan rendahnya literasi konservasi di tingkat akar rumput. Banyak masyarakat yang masih mengaitkan burung hantu dengan mitos atau pertanda tertentu, padahal secara ilmiah burung tersebut adalah bagian penting dari rantai makanan.

Lebih jauh, publik juga menyoroti aspek empati. Dalam video yang beredar, tidak terlihat upaya untuk menyelamatkan atau melepaskan kembali satwa tersebut ke habitatnya. Tindakan yang dilakukan justru bersifat destruktif dan dilakukan secara terbuka.

Bagi sebagian kalangan, persoalan ini bukan hanya tentang seekor burung hantu yang mati, melainkan tentang bagaimana masyarakat memandang kehidupan makhluk lain. Jika kekerasan terhadap hewan dianggap wajar, kekhawatiran muncul bahwa sensitivitas terhadap nilai kemanusiaan pun dapat ikut terkikis.

Desakan Penegakan Hukum yang Tegas

Gelombang reaksi di media sosial juga diiringi tuntutan agar aparat penegak hukum tidak sekadar memberikan pembinaan simbolis. Publik berharap adanya proses hukum yang transparan dan tegas sebagai efek jera.

Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting bukan hanya untuk kasus ini, tetapi juga sebagai pesan bahwa kekerasan terhadap hewan bukan tindakan yang bisa ditoleransi. Terlebih, tindakan tersebut dilakukan secara sadar dan direkam.

Peristiwa di Kabupaten Belu ini menjadi alarm keras bagi kesadaran kolektif masyarakat. Perlindungan terhadap satwa dan lingkungan bukan semata tanggung jawab pemerintah atau aktivis konservasi, melainkan tanggung jawab moral bersama.

Kasus ini juga menjadi momentum refleksi: apakah regulasi yang ada sudah cukup kuat? Apakah edukasi tentang ekosistem dan konservasi sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat? Dan yang paling mendasar, apakah empati terhadap makhluk hidup lain masih menjadi bagian dari nilai sosial kita?

Viralnya video tersebut mungkin akan berlalu seiring waktu. Namun substansi persoalannya—tentang etika, hukum, dan kesadaran lingkungan—tidak boleh ikut menghilang. Sebab menjaga kehidupan, sekecil apa pun bentuknya, adalah bagian dari menjaga martabat kemanusiaan itu sendiri.

Tags: Ada Apa Dengan DuniaBerita ahari iniBKSDABurung hantuNewsViral

Related Posts

Tiga Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi MBG Masuki Babak Baru
Hukrim

Tiga Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Korupsi MBG Masuki Babak Baru

June 4, 2026
DIGEREBEK TENGAH MALAM! RATUSAN WNA DIDUGA OPERATOR JUDI ONLINE INTERNASIONAL DICIDUK DI JAKARTA
Hukrim

DIGEREBEK TENGAH MALAM! RATUSAN WNA DIDUGA OPERATOR JUDI ONLINE INTERNASIONAL DICIDUK DI JAKARTA

May 11, 2026
Perampokan Lansia di Riau: Menantu Terungkap Jadi Otak Pelaku Pembunuhan
Hukrim

Perampokan Lansia di Riau: Menantu Terungkap Jadi Otak Pelaku Pembunuhan

May 3, 2026
Bocah 4 Tahun Tewas di Riau, Diduga Jadi Korban Pemerkosaan
Hukrim

Bocah 4 Tahun Tewas di Riau, Diduga Jadi Korban Pemerkosaan

May 3, 2026
Kapolres Palopo Tindak Oknum Polisi yang Ngamuk-Panjat Pagar Rumah Wali Kota
Daerah

Rampas Mobil Warga, 4 Orang Ngaku Debt Collector Diringkus Polresta Pati

May 3, 2026
Kapolres Palopo Tindak Oknum Polisi yang Ngamuk-Panjat Pagar Rumah Wali Kota
Hukrim

Kapolres Palopo Tindak Oknum Polisi yang Ngamuk-Panjat Pagar Rumah Wali Kota

May 3, 2026
Next Post

Your Favorite Home Cook Needs One of These Fun Gifts

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR NEWS

Dari Bandung untuk Indonesia. SUMU Hadir Menjadi Rumah Besar UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat

Dari Bandung untuk Indonesia. SUMU Hadir Menjadi Rumah Besar UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat

May 7, 2026
Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

Puskesmas Kiarapedes Gelar Skrining TBC Gratis untuk Masyarakat

May 4, 2026
Pelabuhan Utama Minyak Rusia, Primorsk, Terbakar Akibat Diserang Drone

Pelabuhan Utama Minyak Rusia, Primorsk, Terbakar Akibat Diserang Drone

May 4, 2026

Video “Mukena Pink” Viral di Media Sosial, Warganet Ramai Mencari Link Asli

March 13, 2026

Dugaan Investasi Bodong CV Mantra Jaya Group di Bandung, Puluhan Korban Rugi Hingga Miliaran Rupiah

April 19, 2026

EDITOR'S PICK

Banjir Jakarta Masih Meluas, Puluhan RT & Jalan Tergenang, Kerja dari Rumah Diberlakukan

January 24, 2026

Isu Rapel Gaji Pensiunan ASN Jadi Perbincangan Publik, Pemerintah dan PT Taspen Tegaskan Belum Ada Regulasi

January 27, 2026

Finland Has An Education System The Other Country Should Learn From

March 15, 2026
Persib Taklukkan Persija 2-1 di El Clasico Indonesia, Maung Bandung Selangkah Lagi Menuju Gelar Juara

Persib Taklukkan Persija 2-1 di El Clasico Indonesia, Maung Bandung Selangkah Lagi Menuju Gelar Juara

May 10, 2026
Jurnal Nusantara

© 2026 Jurnal Nusantara News

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Mancanegara
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2026 Jurnal Nusantara News