Jurnal Nusantara, Jakarta – Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di sektor tunggal putri pada turnamen bulu tangkis Orleans Masters 2026 setelah pebulutangkis muda Thalita Ramadhani Wiryawan memutuskan mundur dari ajang tersebut.
Sebelumnya, Thalita menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang dijadwalkan tampil di sektor tunggal putri. Atlet berusia 18 tahun itu seharusnya memulai perjuangannya dari babak kualifikasi dan menghadapi wakil Thailand, Tonrug Saeheng, untuk memperebutkan tiket ke babak utama.
Turnamen Orleans Masters merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour level Super 300 yang digelar pada 17–22 Maret 2026 di Palais des Sports, Orleans, Prancis. Kompetisi ini diikuti sejumlah pemain top dunia dan menyediakan total hadiah sekitar 250 ribu dolar AS.
Awalnya, Indonesia mengirimkan 12 perwakilan yang tersebar di berbagai sektor pertandingan. Di sektor tunggal putra, Indonesia menurunkan dua pemain yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Mohammad Zaki Ubaidillah , sementara sektor ganda diisi oleh sejumlah pasangan Andalan yang diharapkan mampu bersaing hingga babak akhir.
Keikutsertaan Thalita pada turnamen tersebut sebelumnya juga menjadi perhatian karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti turnamen Eropa dalam kalender tur dunia. Ia bertujuan untuk menambah pengalaman menghadapi pemain-pemain elite dunia di level internasional.
Namun dengan keputusan mundur tersebut, Indonesia dipastikan tidak memiliki perwakilan di sektor tunggal putri pada turnamen Orleans Masters tahun ini. Situasi ini membuat harapan Merah Putih untuk meraih prestasi di ajang tersebut kini bertumpu pada sektor tunggal putra serta berbagai nomor ganda.
Meski demikian, wakil Indonesia di sektor lainnya diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa hasil positif dalam turnamen yang menjadi bagian penting dari rangkaian kompetisi bulu tangkis dunia tersebut.











