JURNAL NUSANTARA, Sleman – Jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah kasus dugaan pencurian sepeda motor yang diduga terjadi setelah seorang korban kecelakaan lalu lintas mengalami nasib malang ganda di Jalan Jogja–Solo, wilayah Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peristiwa ini pertama kali menjadi viral setelah sebuah video unggahan di platform Instagram ramai dibagikan oleh netizen pada Jumat, 20 Februari 2026.
Dalam unggahan tersebut, korban yang menggunakan akun @hi.saniaa menceritakan dirinya mengalami kecelakaan motor pada Kamis, 19 Februari 2026 siang di depan RDDC Kalasan. Akibat insiden itu, korban mengalami luka serius sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis.
Namun, kisah pilu itu terus berlanjut ketika sepeda motor miliknya, jenis Yamaha NMAX hitam dengan nomor polisi H 5483 CE, tiba-tiba hilang saat korban tengah berada di rumah sakit. Menurut pengakuan dalam unggahan itu, seseorang yang mengaku hendak membantu datang ke lokasi kejadian dan menawarkan diri untuk membawa motor korban menyusul ke rumah sakit. Alih-alih dikembalikan, motor itu justru diduga dibawa kabur dan tidak pernah kembali hingga kini.
“Minta tolong min, kemarin siang saya kecelakaan di Jalan Jogja-Solo … motor saya hilang Min dibawa kabur sama yang katanya mau menolong,”
tulis korban dalam unggahan yang kini viral tersebut. Korban yang masih menjalani perawatan juga meminta netizen membantu menyebarkan informasi lokasi motor miliknya dengan harapan ada yang mengetahui keberadaannya.
Peristiwa ini sontak menarik perhatian publik. Unggahan tersebut telah dibagikan oleh akun-akun komunitas dan mendapatkan respon warganet yang mengecam tindakan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal itu. Banyak pihak juga mengimbau agar kasus ini mendapat perhatian aparat kepolisian dan ditindaklanjuti secara hukum.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas pelaku maupun perkembangan penyelidikan kasus dugaan pencurian tersebut. Polisi disebut akan menindaklanjuti laporan yang viral tersebut dan mengumpulkan bukti lebih lanjut di lapangan.








