Jurnal Nusantara – Jagat media sosial kembali dibuat heboh setelah video lama Presiden ke-7 RI Joko Widodo tentang revolusi besar Artificial Intelligence (AI) kembali viral dan ramai dibahas netizen. Potongan video pidato tersebut menyebar luas di TikTok, Instagram, X, YouTube, hingga forum komunitas teknologi Indonesia.
Dalam video tersebut, Jokowi memprediksi dunia akan mengalami perubahan besar akibat perkembangan AI dalam kurun waktu 5 hingga 15 tahun ke depan. Menurutnya, hampir semua aktivitas manusia nantinya akan terhubung dengan teknologi kecerdasan buatan, termasuk pekerjaan, pendidikan, komunikasi, hingga sistem ekonomi dunia.
Pernyataan tersebut kembali viral di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI generatif seperti chatbot pintar, robot humanoid, hingga sistem otomatisasi kerja yang kini mulai digunakan di berbagai negara. Banyak netizen menilai prediksi Jokowi mulai terlihat nyata karena teknologi AI berkembang jauh lebih cepat dibanding beberapa tahun lalu.
“Semua aktivitas manusia tidak akan lepas dari AI,” ujar Jokowi dalam cuplikan video yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Di media sosial, perbincangan soal AI bahkan menjadi trending topic. Banyak pengguna internet membahas kemungkinan pekerjaan manusia digantikan oleh robot dan sistem otomatisasi di masa depan. Beberapa netizen juga mengaku khawatir karena AI dinilai mampu menggantikan pekerjaan di bidang desain, penulisan, pelayanan pelanggan, hingga industri kreatif.
Namun di sisi lain, banyak pula yang optimistis perkembangan AI justru akan membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan lapangan pekerjaan berbasis teknologi digital. Sejumlah komunitas startup Indonesia bahkan mulai aktif mengembangkan teknologi AI lokal untuk kebutuhan pendidikan, bisnis, dan pelayanan masyarakat.
Diskusi mengenai AI juga ramai di forum komunitas teknologi seperti Reddit dan Discord. Banyak pengguna internet membandingkan perkembangan AI saat ini dengan revolusi internet pada awal tahun 2000-an yang mengubah cara hidup manusia secara besar-besaran.
Sejumlah pengamat menilai viralnya kembali pernyataan Jokowi menunjukkan masyarakat Indonesia mulai sadar bahwa perkembangan AI bukan lagi sekadar isu masa depan, melainkan realitas yang sudah mulai dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.








