Jurnal Nusantara, Bandung – Gelombang kebangkitan Partai Berkarya di Jawa Barat mulai terasa. Konsolidasi organisasi yang digelar secara masif dari tingkat provinsi hingga akar rumput menjadi sinyal kuat bahwa partai tersebut tidak sekadar hadir sebagai peserta politik, tetapi siap bertarung habis-habisan untuk memenangkan kepercayaan rakyat.
Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat Nuke Purwani menegaskan bahwa seluruh elemen partai kini bergerak serentak membangun kekuatan politik baru di Jawa Barat. Dalam waktu relatif singkat, struktur kepengurusan di 27 kabupaten dan kota berhasil dirampungkan sebagai fondasi utama mesin perjuangan partai.
“Ini bukan hanya konsolidasi organisasi, ini adalah gerakan kebangkitan. Kami ingin memastikan Partai Berkarya berdiri tegak di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi bagi rakyat Jawa Barat,” tegasnya penuh semangat.
Menurutnya, kekuatan Partai Berkarya tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga pegiat budaya yang kini mulai merapat dan memperkuat barisan partai.

Semangat yang sama juga berkobar di tingkat daerah. Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bandung, Yayat Sumirat, memastikan bahwa seluruh kader di wilayahnya telah bersiap menggerakkan mesin partai secara maksimal.
“Di Kabupaten Bandung kami tidak ingin setengah-setengah. Mesin partai sudah kami hidupkan. Struktur kami kuatkan sampai ke kecamatan, desa, bahkan lingkungan masyarakat. Kami ingin memastikan Partai Berkarya benar-benar hadir, bekerja, dan berjuang bersama rakyat,” kata Yayat dengan penuh keyakinan.
Tak hanya itu, Yayat juga memberi sinyal kuat bahwa Partai Berkarya tengah menyiapkan langkah besar yang berpotensi mengguncang peta persaingan politik, khususnya di Daerah Pemilihan Jawa Barat II.
Ia mengungkapkan bahwa partainya tengah mempersiapkan seorang kandidat yang diyakini mampu menghadirkan energi baru dalam kontestasi politik di wilayah tersebut.
“Kami sedang mempersiapkan calon untuk Dapil Jawa Barat II. Mungkin dia bukan nama lama di panggung politik, tetapi justru karena itu ia membawa semangat baru yang berbeda,” ujar Yayat.
Menurutnya, kehadiran figur baru tersebut berpotensi membuat para pesaing mulai merasakan tekanan.
“Walaupun kandidat kami orang baru, kami yakin kehadirannya akan membuat para pesaing sedikit gerah. Karena yang kami dorong bukan sekadar calon, tetapi sosok yang punya keberanian, gagasan segar, dan kedekatan dengan masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai masyarakat saat ini semakin cerdas dalam menentukan pilihan politik. Figur baru yang membawa semangat perubahan justru dinilai memiliki peluang besar untuk mendapatkan simpati publik.
Di tingkat nasional, Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwoprandjono juga terus mendorong konsolidasi dan penguatan struktur partai di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan politik yang lebih solid.
Dengan mesin partai yang terus dipanaskan, barisan kader yang semakin solid, serta munculnya figur-figur baru yang siap bertarung, Partai Berkarya Jawa Barat kini menatap masa depan dengan penuh percaya diri.











